Suara.com - Anda mungkin sering merasa tiba-tiba sangat mengantuk setelah makan siang atau sarapan pagi. Banyak orang mengaitkan rasa kantuk ini wajar terjadi setelah makan.
Tapi, rasa kantuk yang muncul setelah selesai makan ini bisa jadi disebabkan oleh jenis makanan yang Anda konsumsi.
Hal ini disebabkan oleh makanan tertentu memang bisa meningkatkan rasa kantuk sehingga Anda tidak bisa mengonsumsinya berlebihan atau di jam-jam fokus.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 makanan yang bisa memicu rasa kantuk.
1. Produk susu
Di antara semua produk susu lainnya, keju keras memiliki efek paling menenangkan karena mengandung banyak kalsium. Karena itu, makan keju bisa menghasilkan efek pemicu tidur yang lebih kuat karena karbohidrat meningkatkan fungsi triptofan.
2. Kacang almond
Almond kaya akan triptofa, asam amino yang menghasilkan melatonin yang sering dikenal sebagai hormon tidur. Selain itu, kacang-kacangan ini mengandung magnesium yang meredakan ketegangan otot dan membuat Anda mengantuk.
3. Pisang
Baca Juga: Peneliti Sebut Infeksi Virus Corona Ringan Bisa Berikan Antibodi yang Lebih Tahan Lama
Pisang memiliki kandungan gula alami, kalsium dan magnesium yang membuat triptofa masuk ke otak dengan mudah dan menyebabkan rasa kantuk.
4. Kenari
Kacang kenaring mengandung lebih sedikit triptofan daripada almond. Tapi, kenari memiliki sumber melatonin sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa kenari meningkatkan kadar hormon ini dalam darah dan membuat Anda merasa mengantuk.
5. Ceri
Ceri memiliki kandungan melatonin yang relatif tinggi, terutama ceri asam. Tapi, makan segenggam ceri segar tidak akan membuat perbedaan. Minum segelas jus ceri akan membuat Anda tidur dalam waktu singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata