Suara.com - Rencana untuk melakukan sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang nampaknya sudah bulat. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, Nadiem Makarim bahkan menegaskan bahwa sekolah tatap muka akan tetap dilakukan.
"Kenyataannya adalah mal, bioskop, dan semua tempat kerja sudah dibuka untuk tatap muka. Jadinya, sudah saatnya sekolah-sekolah kita melakukan tatap muka terbatas," kata Nadiem dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, seperti dilansir dari Kompas.tv.
Padahal, pada April 2021 lalu, Ikatan Dokter Anak Indonesia masih belum merekomendasikan sekolah tatap muka untuk dilakukan. Rekomendasi itu diambil atas pertimbangan kasus Covid-19 secara nasional.
Selain itu, juga telah ditemukannya varian baru virus corona sejak bulan Maret. Di sisi lain cakupan imunisasi Covid-19 di Indonesia saat ini masih belum mencapai target.
"Persyaratan dibukanya kembali sekolah antara lain terkendalinya transmisi lokal yang ditandai dengan positivity rate kurang dari lima persen dan menurunnya tingkat kematian," demikian bunyi surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Pulungan.
Meski demikian, dikutip dari ANTARA, Presiden Joko Widodo meminta agar sekolah tatap muka tetap dilakukan. Namun ia berpesan agar kegiatan itu dilakukan secara hati-hati dengan jumlah maksimal kehadiran adalah 25 persen dari total murid.
"Bapak presiden tadi mengarahkan, pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai harus dijalankan dengan ekstra hati-hati. Tatap muka dilajukan secara terbatas. Pertama hanya boleh maksimal 25 persen dari total murid," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi di Kantor Presiden Jakarta, Senin.
Ia melanjutkan bahwa kegiatan sekolah tatap muka tidak boleh lebih dari dua hari seminggu dan setiap hari maksimal hanya dua jam.
Selanjutnya porsi menghadirkan anak didik ke sekolah tetap ditentukan oleh orang tua dan semua guru sudah harus selesai divaksinasi sebelum dimulai.
Baca Juga: WHO Sebut Vaksin Covid-19 Anak Bukan Prioritas, Bagaimana Kata IDAI?
"Jadi mohon kepada kepala daerah karena vaksin kita kirim ke daerah, prioritaskan guru dan lansia, guru harus sudah divaksinasi sebelum tatap muka terbatas dilaksanakan," tambah Budi.
Pemerintah pusat menargetkan pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa dimulai pada Juli 2021.
Budi juga mengimbau bagi seluruh kepala daerah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan harus diperketat dan dijelaskan dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak