Suara.com - Selama ini, kuku kerap dijadikan indikator kesehatan fisik. Salah satunya kuku menonjol. Tonjolan di kuku seringkali merupakan tanda penuaan yang normal. Tapi, kondisi ini juga bisa menunjukkan kekurangan vitamin atau dehidrasi.
Dilansir dari Daily Star, dr. Ross Perry dari klinik kulit Cosmedics mengatakan bahwa kuku menonjol dapat disebabkan oleh faktor nutrisi seperti kekurangan vitamin A. Atau bisa juga karena tubuh Anda kekurangan protein atau kalsium.
"Kekurangan zat besi yang parah juga bisa membuat tonjolan dan perubahan lain pada kuku," tambahnya lagi.
Akan tetapi, dr. Ross memperingatkan bahwa tonjolan kuku yang disertai dengan perubahan warna mungkin disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius, dan Anda mungkin perlu segera pergi ke dokter.
"Meskipun jarang, ini bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius seperti penyakit ginjal, dan akan diperlukan tes medis untuk menentukan penyebabnya," katanya.
Perubahan pada kuku perlu mendapat perhatian serius. Misalnya, memiliki tanda putih di kuku bisa jadi karena reaksi alergi atau kekurangan mineral. Kemudian kuku yang melengkung ke dalam bisa mengkhawatirkan jika orang dewasa mengalaminya.
Kuku yang melengkung berbentuk sendok, misalnya, bisa menunjukkan masalah lain, seperti hemokromatosis atau penyakit ketika kadar zat besi di dalam tubuh terlalu berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?