Suara.com - Selama pandemi Covid-19, anak-anak harus menyesuaikan diri dengan sekolah di rumah. Waktu layar yang berlebihan dan kurangnya waktu bermain di luar ruangan yang dikombinasikan dengan berbagai pilihan makanan kemasan telah memengaruhi status gizi dan kesehatan anak-anak.
Melansir dari Healthshots, berikut adalah 4 cara di mana Anda dapat memastikan anak Anda makan sehat di tengah masa pandemi atau lockdown:
1. Perbaiki jadwal makan
Anda akan memperhatikan bahwa anak-anak cenderung menjadi rewel jika mereka tidak makan seperti biasanya. Bersikeras mempertahankan rutinitas makanan anak bisa membantu.
Rencanakan makanan utama dan waktu camilan berdasarkan rutinitas sekolah mereka. Pastikan Anda mengalokasikan waktu khusus untuk aktivitas berbasis permainan/gerakan serta waktu layar yang terbatas.
2. Singkirkan makanan olahan/kemasan
Makanan kemasan mungkin nyaman, tetapi pengawet, pewarna buatan, kandungan lemak, gula, dan garam yang berlebihan terbukti berbahaya bagi kesehatan anak Anda.
Mengonsumsi makanan kemasan secara teratur dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, perubahan suasana hati, dan mudah tersinggung.
3. Rencanakan camilan
Baca Juga: Duh Gawat! Disangka Cokelat, Pria Ini Malah Tak Sengaja Santap Cacing Beku
Untuk memberikan camilan bergizi, Anda bisa konsumsi granola atau bahkan hummus. Camilan adalah cara yang bagus untuk mengisi perut anak Anda dengan nutrisi yang kuat dan mencegah mereka makan berlebihan.
4. Dorong konsumsi makanan seimbang
Makanan yang seimbang mengandung jumlah yang tepat dari karbohidrat berkualitas baik, protein, lemak sehat, serat dan mikronutrien. Pastikan untuk memasukkan berbagai sayuran dan buah-buahan karena semuanya menyediakan vitamin dan mineral yang berbeda dan esensial yang sangat penting untuk pertumbuhan anak Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia