Suara.com - Memastikan kecukupan nutrisi pada anak kerap jadi tantangan para orangtua. Apalagi jika anak sudah melakukan aksi gerakan tutup mulut (GTM) dan tidak mau makan buah dan sayur.
Padahal, buah dan sayur jadi salah satu nutrisi penting, agar kecukupan vitamin pada anak bisa terpenuhi. Lalu, apa yang harus dilakukan orangtua?
Menanggapi ini, dokter sekaligus pakar nutrisi, Dr. dr. Tan Shot Yen, meminta orangtua untuk lebih perhatian pada anak, caritahu apakah fisiknya si anak dalam keadaan baik.
Mengingat, anak kerap belum bisa bicara atau tidak mampu mengekspresikan apa yang dirasakannya.
"Punya masalah fisik nggak anaknya? Misalnya belum buang air besar (BAB), perut kembung, apakah ia mual, gigi mau tumbuh, selaiknya orang sariawan. Maka orangtua perlu bertoleransi saat mulut anak sariawan. Atau bisa juga di lidah ada putih-putih, yang berarti ada jamur di dalam rongga mulutnya," papar dr. Tan dalam diskusi di Live Instagram, Sabtu (19/6/2021).
Sehingga, kata dr. Tan, aksi GTM pada buah dan sayur, bukan berarti anak tidak menyukai makanan tersebut. Itulah mengapa, jika ada perilaku anak yang tidak seperti biasanya, disarankan menjalani pemeriksaan medis oleh dokter.
Sedangkan apabila anak terbukti benar tidak suka buah dan sayur, dr. Tan menduga bisa jadi memang orangtua tidak memberikan contoh. Misalnya orangtua kerap tidak duduk bersama anak saat waktu makan, dan memperlihatkan orangtuanya memakan buah dan sayur.
"Jadi selama ini dia makan sendirian sambil disuapi, sedangkan orangtua tidak makan. Alhasil si anak membuat pakem atau aturan makannya sendiri," pungkas dr. Tan.
Baca Juga: Tingkatkan Kesehatan, Cukupi Kebutuhan Buah dan Sayur Harian Yuk
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat