Suara.com - Setiap orang tentunya pernah mengalami masalah pada gigi, baik berupa gigi berlubang maupun tumbuhnya plak atau karang gigi. Bagaimana cara menghilangkan karang gigi?
Faktanya, gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang memerlukan perhatian lebih dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Jika muncul gangguan karang gigi, Anda akan merasa tidak nyaman ketika anda mengunyah makanan.
Di bawah adalah ulasan lengkap tentang cara menghilangkan karang gigi secara cepat dan mudah.
Cara Menghilangkan Karang Gigi Cepat dan Mudah
Untuk menghilangkan karang gigi anda dapat melakukan beberapa cara di bawah:
- Flossing
Flossing adalah sebuah kegiatan membersihkan karang gigi dengan menggunakan benang, flossing dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan plak atau sisa-sisa makanan yang pada gigi yang dapat memicu tumbuhnya karang gigi - Menyikat Gigi
Ini merupakan hal yang paling mudah yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan karang gigi, disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang mampu mencapai bagian belakang gigi geraham dan memiliki bulu halus - Memakai Pasta Gigi dengan Fluoride
Cara ketiga adalah dengan cara menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, fluoride adalah sebuah kandungan mineral alami yang dapat membantu membuat gigi lebih kuat terhadap asam yang berpotensi untuk merusak gigi - Konsultasi ke Dokter Gigi
Hal terakhir adalah dengan melakukan konsultasi ke dokter, hal ini dilakukan apabila anda sudah benar-benar merasa terganggu dengan karang gigi yang muncul di mulut anda. Setidaknya dalam satu tahun anda melakukan konsultasi kesehatan gigi anda sebanyak 2 kali.
Selain telah mengetahui cara menghilangkan karang gigi, kurang lengkap jika Anda tidak paham apa saja penyebabnya. Berikut ini beberapa kebiasaan yang jadi penyebab karang gigi dapat tumbuh dengan cepat.
Penyebab Karang Gigi
Sebelum membahas tentang bagaimana cara menghilangkan karang gigi hal pertama yang harus anda ketahui adalah penyebab tumbuhnya karang gigi, berikut adalah beberapa penyebab tumbuhnya karang gigi yang perlu anda ketahui:
- Tidak Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi
Penyebab kemunculan karang gigi yang pertama adalah tidak menjaga kesehatan bagian mulut dan gigi. Sepert yang sudah anda ketahui dalam sehari setidaknya anda menggosok gigi sebanyak 2 kali sehari, lebih baik jika anda menggosok gigi sebelum anda tidur - Konsumsi Gula Berlebih
Selanjutnya adalah dengan konsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula seperti susu, permen dan minuman kemasan - Merokok
Penyebab karang gigi yang ketiga adalah rokok, perlu anda ketahui bahwa tembakau yang terkandung di dalam rokok dapat menghambat aliran darah ke gusi. Hal inilah yang dapat memicu tumbuhnya karang gigi
Baca Juga: Mana yang Lebih Sehat, Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan?
Selain membuat mulut tidak nyaman ternyata karang gigi juga dapat memicu beberapa penyakit mulut seperti bau mulut tidak sedap. Berikut adalah dampak dari munculnya karang gigi:
- Kerusakan Gigi
Salah satu pemicu rusaknya gigi adalah karena karang gigi merupakan sarang bagi bakteri dan bakteri inilah yang nantinya akan membuat gigi mengalami penipisan tulang. Saat tulang gigi terkikis akan memicu kerusakan pada gigi bahkan sampai dapat membuat gigi tanggal - Sarang Penyakit
Dampak yang kedua adalah sarang penyakit, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa karang gigi merupakan sarang bagi bakteri yang berkembang biak di dalam mulut. Bakteri itulah yang nantinya akan menimbulkan berbagai macam penyakit pada gigi - Radang Gusi
Lebih parahnya karang gigi dapat menimbulkan penyakit radang gigi atau periodontitis, saat anda mengalami penyakit ini akan muncul nanah pada bagian gusi
Di atas adalah ulasan tentang cara menghilangkan karang gigi dengan cepat dan mudah. Semoga anda dan keluarga selalu diberi kesehatan dan ingat selalu menjaga gigi sehat.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik