Suara.com - Meningkatnya kasus infeksi Covid-19 di Indonesia membuat jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit semakin tinggi.
Data yang dirilis Pemprov DKI Jakarta per Sabtu (19/6/2021) misalnya, menunjukan ranjang isolasi di 132 rumah sakit khusus Covid-19 di Jakarta sudah terisi sebesar 7.919 atau 89 persen.
Padahal total ranjang yang tersedia adalah 8.924 ranjang untuk pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit. Sementara catatan World Health Organization (WHO) menetapkan ambang batas aman BOR maksimal 60 persen.
Untuk itu CEO Lifepack & Jovee - Natali Ardianto mengungkapkan perlunya peran berbagai pihak untuk membantu menangani pasien yang terkena virus covid-19 termsuk perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan.
Atas alasan itu juga, pihaknya kini menghadirkan layanan isolasi mandiri yang dapat dilakukan di rumah.
"Ini agar masyarakat mendapat layanan kesehatan yang layak, terlebih bagi penderita covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang yang tetap memerlukan perawatan secara tepat.
Layanan isolasi mandiri ini bekerja sama dengan Homecare24 yang telah berpengalaman dalam melakukan layanan kesehatan langsung dari rumah pasien.
Dan meski layanan isolasi mandiri dilakukan dari rumah pasien, ia memastikan seluruh prosedur yang diberikan sesuai standar layanan kesehatan pada umumnya.
Layanan isolasi mandiri apotek online Lifepack saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat yang berlokasi di Jabodetabek.
Baca Juga: BOR Terisi 80 Persen, Bupati Banyuwangi: Jangan Lalai Prokes Covid-19
Adapun layanan isolasi mandiri yang ditawarkan terdiri dari tiga paket, yaitu; Isolasi Mandiri Basic, Isolasi Mandiri Basic Plus, dan Isolasi Mandiri Advance.
Seluruh layanan isolasi mandiri ini diperuntukan untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.
Berbagai layanan yang diberikan untuk pasien isolasi mandiri ini di antaranya, Telekonsultasi Dokter, Online health monitoring, Medicine Package (termasuk Vitamin), 1x Tes PCR Swab (H+1) setelah program isolasi mandiri selesai dilakukan), Immune booster kit, hingga kunjungan dokter dan perawat.
"Demi menuntaskan perang melawan virus covid-19, seluruh pihak harus bekerja sama. dari mulai mematuhi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah seperti protokol kesehatan, hingga adanya pembatasan sosial bagi masyarakat, seluruhnya kita ikuti dengan baik."
"Tidak lupa sukseskan program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Kami berharap tingkat penularan virus Covid-19 semakin menurun dan tingkat kesembuhan akan terus meningkat. Tentunya kita semua berharap pandemi ini akan segera berakhir dan masyarakat dapat kembali hidup normal," tutup Natali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?