Suara.com - Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) selalu diperingati setiap tanggal 26 Juni.
Di Indonesia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga ingin momentum ini dimanfaatkan untuk membebaskan perempuan dan anak dari jaringan perdagangan narkoba.
"Ini adalah momentum yang tepat untuk menyuarakan perang kepada segala bentuk praktik penyalahgunaan narkoba yang memberikan dampak buruk bagi kehidupan kita semua," kata Menteri Bintang dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (27/6/2021).
Menteri Bintang mengungkap perempuan dan anak bisa terseret dan menjadi korban dari jaringan perdagangan narkoba.
Perempuan juga kerap terjerat menjadi kurir narkoba lantaran himpitan ekonomi, ketidaktahuan, dan minim akses pelayanan publik.
"Jumlah kurir narkoba perempuan sangat memprihatinkan karena meningkat dari waktu ke waktu dan bahayanya, para pengedar ini menarget perempuan dan generasi milenial usia 15-35 tahun yang paling krusial menopang masa depan bangsa," kata Bintang.
Ia menambahkan, anak-anak juga menghadapi ancaman yang sama. Saat ini semakin banyak modus yang digunakan untuk menjerat anak agar memakai narkotika.
Faktanya, prevalensi penggunaan narkoba di kalangan pelajar atau mahasiswa sebesar 3,2 persen atau setara dengan 2,3 juta dari populasi kelompok tersebut.
Oleh sebab itu, kewaspadaan orangtua harus ditingkatkan dalam mengawasi anak-anak agar terhindar dari bahaya narkotika.
Baca Juga: Direhabilitasi di RSKO Cibubur, Anji Minta Doa
"Saya mengajak seluruh pihak di tanah air untuk melakukan War on Drugs, berperang melawan narkoba dalam momentum Hari Anti Narkoba Internasional, 26 Juni 2021," ajak Bintang.
Ia juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi kedaruratan narkoba sekaligus mendorong perempuan berdaya, anak berkualitas, demi Indonesia maju yang bebas narkoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya