Suara.com - Penelitian baru dari Inggris telah menemukan bahwa minum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit hati kronis dan kondisi kesehatan hati lainnya.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health pada 22 Juni menemukan bahwa peminum kopi memiliki 21 persen penurunan risiko penyakit hati dan 49 persen lebih rendah risiko kematian akibat penyakit hati kronis.
Manfaat kesehatan tampak meningkat sekitar empat cangkir kopi sehari dan paling menonjol pada orang yang minum kopi bubuk daripada mereka yang minum kopi instan. Studi ini menambah bukti yang berkembang bahwa kopi tampaknya bermanfaat bagi kesehatan hati.
Dilansir melalui Healthline, para peneliti masih mempelajari bagaimana kopi dapat melawan penyakit hati, tetapi mereka menduga itu karena minuman populer tersebut memiliki sifat anti-inflamasi atau anti-fibrotik.
Kopi terkait dengan penurunan risiko penyakit hati
Para peneliti mengevaluasi data kesehatan dari 495.585 orang yang dilacak selama rata-rata 10 tahun. Dari kelompok tersebut, 78 persen mengonsumsi kopi bubuk berkafein, kopi instan, atau kopi tanpa kafein, dan 22 persen tidak mengonsumsi kopi.
Sepanjang penelitian, ada 3.600 kasus penyakit hati kronis atau steatosis, penumpukan lemak di hati. Ada juga 184 kasus karsinoma hepatoseluler alias kanker hati.
Peminum kopi dalam penelitian ini memiliki 21 persen penurunan risiko penyakit hati kronis dan 20 persen lebih rendah risiko penyakit hati berlemak. Peserta studi yang minum kopi juga memiliki 49 persen penurunan risiko kematian akibat penyakit hati kronis.
Manfaat kesehatan paling menonjol di antara mereka yang minum kopi bubuk berkafein. Meskipun kopi instan dan kopi tanpa kafein dikaitkan dengan manfaat kesehatan, kopi bubuk memiliki efek terbesar.
Baca Juga: 3 Hal Baik yang Didapat dari Minum Kopi, Bisa Turunkan Berat Badan Juga
Menurut para peneliti, kopi bubuk mengandung kahweol dan cafestol tingkat tertinggi – dua bahan yang dianggap melindungi terhadap penyakit hati. Idealnya untuk kesehatan hanya dianjurkan empat hingga lima cangkir kopi sehari.
Para peneliti mengatakan kopi berpotensi digunakan sebagai cara yang terjangkau dan dapat diakses untuk membantu mengurangi risiko penyakit hati.
“Meskipun juga ditunjukkan dalam penelitian sebelumnya, makalah ini tampaknya memberikan yang paling meyakinkan hingga saat ini bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan kematian terkait hati pada kohort berbasis populasi yang besar,” kata Dr. Joseph Lim, ahli hepatologi Yale Medicine. dan profesor di Yale School of Medicine.
Tentang kopi dan kesehatan hati
Studi ini menambah bukti yang berkembang bahwa kopi bermanfaat bagi hati, menurut Dr. Albert Do, ahli hepatologi Yale Medicine, direktur klinis program penyakit hati berlemak, dan profesor di Universitas Yale.
"Ada penelitian sebelumnya yang menunjukkan risiko sirosis yang lebih rendah (jaringan parut hati yang parah), perbaikan penyakit hati berlemak, tingkat rawat inap yang lebih rendah dan kematian pada sirosis, terkait dengan penggunaan kopi," kata Do.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini