Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kopi terkait dengan tingkat enzim hati yang lebih rendah.
Seringkali, kadar enzim hati yang tinggi tidak perlu dikhawatirkan, tetapi bisa menjadi tanda peradangan atau kerusakan pada hati.
Tinjauan ekstensif lainnya dari 2016 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu mengimbangi kerusakan hati yang terkait dengan konsumsi berlebihan makanan dan alkohol tertentu.
Menurut Dr. Tamar Taddei, ahli hepatologi Yale Medicine dan profesor di Yale School of Medicine, sulit untuk menentukan bagaimana dan mengapa kopi dapat memerangi penyakit hati.
"Ini mungkin memiliki sifat anti-inflamasi atau anti-fibrotik, dua jalur utama dan saling terkait untuk penyakit hati dan kanker hati," kata Taddei.
Mungkin juga ada faktor lain yang berkontribusi yang belum diidentifikasi.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana kopi – bersama dengan cara pembuatannya – dapat meningkatkan hasil kesehatan pada orang dengan masalah hati.
“Kita perlu belajar lebih banyak tentang komponen kopi apa dan bagian mana dari proses pembuatan kopi — dari biji hingga cangkir — yang bermanfaat,” kata Taddei.
Berapa banyak kopi yang harus Anda minum?
Baca Juga: 3 Hal Baik yang Didapat dari Minum Kopi, Bisa Turunkan Berat Badan Juga
Do, yang merawat pasien dengan penyakit hati berlemak nonalkohol, merekomendasikan satu hingga dua cangkir kopi hitam berkafein per hari.
Orang yang mengalami masalah mulas atau gastrointestinal harus menyesuaikan asupan mereka tergantung pada apa yang dapat mereka toleransi.
Selain itu, orang dengan penyakit jantung parah atau tekanan darah tinggi yang parah harus menghindari kopi berlebih jika memperburuk kondisi mereka.
“Meskipun individu harus terus merasa diyakinkan bahwa mereka dapat terus minum kopi pada tingkat saat ini, saya tidak akan menyarankan peningkatan tingkat konsumsi dengan maksud meningkatkan hasil hati,” kata Lim.
Berita Terkait
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi
-
Potret Sunyi Perempuan Pantura di Balik Secangkir Kopi Pangku
-
Sambal Seruit Simpang Kopi, Primadona Pedas Lampung yang Menggetarkan Jambi
-
Harga 5 Mesin Kopi SMEG yang Jadi Kado El Rumi untuk Groomsmen, Setara Motor!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia