Suara.com - Virus Corona atau Covid-19 semakin menyebar ke berbagai penjuru di Indonesia. Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami kenaikan. Maka dari itu, kesadaran terhadap gejala awal corona perlu diketahui semua orang.
Sebagian orang yang terinfeksi virus Corona mungkin tidak mengalami gejala apapun. Tetapi banyak juga yang mengalami gejala, di mana gejala Covid-19 muncul dalam waktu 2–14 hari sejak pertama kali terpapar. Lalu apa saja gejala awal corona?
Selain demam, gejala awal Corona di minggu pertama yang paling umum adalah batuk kering dan kelelahan. Di mana gejala ini bisa mirip dengan flu biasa.
Namun, selain gejala tersebut ada juga beberapa gejala Corona yang perlu diperhatikan. Langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Melansir laman resmi WHO, gejala umum covid-19 yang dialami oleh seseorang adalah:
- demam
- batuk kering
- kelelahan
Kemudian, ada juga gejala covid-19 yang sedikit tidak umum seperti:
- rasa tidak nyaman dan nyeri
- nyeri tenggorokan
- diare
- konjungtivitis (mata merah)
- sakit kepala
- hilangnya indera perasa atau penciuman
- ruam pada kulit atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
Selain gejala umum dan gejala yang sedikit tidak umum di atas, ternyata terdapat beberapa gejala serius yang harus diwaspadai, yaitu:
- Kesulitan bernapas atau sesak napas.
- Nyeri dada atau rasa tertekan pada dada.
- Hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengalami beberapa gejala awal corona tersebut? Menurut WHO, orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus melakukan perawatan secara mandiri di rumah.
Baca Juga: Gejala Covid-19 Pada Anak, Dokter Ingatkan Cara Napas Cepat
Rata-rata gejala virus corona akan muncul kurang lebih 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga selama 14 hari setelah terinfeksi.
Segera mencari bantuan medis jika Anda mengalami gejala serius. Pastikan selalu hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
Siapa yang Dapat Terpapar Corona?
Sesuai dengan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, setidaknya ada 2 kriteria orang yang berisiko mengalami infeksi virus Corona, yaitu:
- Pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19
Yaitu berada dalam satu ruangan yang sama atau berjarak sekitar 1 meter selama 15 menit atau lebih dalam 14 hari terakhir. - Orang berusia lanjut atau memiliki penyakit penyerta
Yaitu orang berusia di atas 60 tahun, atau memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, asma, atau HIV/AIDS.
Apabila Anda termasuk dalam salah satu dari kriteria di atas dan mengalami gejala awal Corona, silakan segera melakukan isolasi mandiri dan hubungi hotline Covid-19 di 119 untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan