Suara.com - Kanker masih menjadi salah satu tantangan kesehatan di Indonesia. Jumlah orang yang didiagnosis dengan kanker juga terus bertambah setiap tahunnya.
Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23.
Di tengah situasi pandemi Covid-19, Dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed mengatakan bahwa perlu penanganan multidisiplin untuk perawatan dan tata laksana pasien kanker.
"Sejak awal tahun 2021, kami lebih menekankan lagi penanganan kanker secara multi disiplin. Karena penanganan kanker tidak dapat dilakukan hanya oleh 1 dokter, namun membutuhkan kerjasama Tim Multidisiplin atau kerjasama berbagai disiplin ilmu," ujar Hospitals Director MRCCC, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed.
Bertepatan dengan perjalanan Siloam Hospitals Semanggi hingga memasuki usianya yang ke 10 tahun, Adityawati juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan perhatian pada 100 pasien.
"Ditengah lonjakan pasien Covid-19 saat ini, kami tetap merayakan HUT namun secara sederhana dan tetap mengikuti prinsip protokol kesehatan. Selama perjalanannya, MRCCC senantiasa berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan pelayanan khususnya kanker yang diharapkan masyarakat," kata Adityawati.
Inisiatif tersebut juga direspon positif oleh pasien yang menjalani perawatan di RS tersebut.
"Saya dirawat di MRCCC atas rekomendasi teman. Awalnya saya bingung harus ke rumah sakit mana untuk operasi kanker. Pihak MRCCC merespon dengan sangat baik terhadap kebutuhan-kebutuhan saya dan proaktif menghubungi saya dan menyediakan sejumlah fasilitas yang memang saya butuhkan." ungkap Swanda, pasien rawat inap yang berdomisili di Jakarta Barat.
Sebagai informasi berdasarkan data Riskesdas, prevalensi tumor/kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1.4 per 1000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Prevalensi kanker tertinggi adalah di provinsi DI Yogyakarta 4,86 per 1000 penduduk, diikuti Sumatera Barat 2,47 79 per 1000 penduduk dan Gorontalo 2,44 per 1000 penduduk.
Baca Juga: Akhirnya Muncul, Ini 5 Fakta Wenny Ariani dan Kisahnya dengan Rezky Aditya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas