Suara.com - Sakit perut usai makan pedas rentan dikaitkan dengan masalah kesehatan pada lambung. Lalu, apakah makanan pedas juga bisa menyebabkan buang air besar (BAB) berdarah?
Dalam forum Smarterhealth.id, seorang lelaki bernama Chris bertanya tentang kondisi kesehatan saluran cernanya. Ia mengaku gemar makan pedas namun kerap mengalami sakit perut bagian atas sekaligus BAB berdarah.
Ia juga mengeluhkan BAB yang lebih keras dari biasanya dan merasa nyeri di bagian ulu hati. Lalu, apa kata dokter?
Menjawab pertanyaan tersebut, dr Poh Choo Hean, pakar saluran pencernaan dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, mengatakan bahwa ada dua keluhan utama yang dialami, yakni nyeri ulu hati dan BAB berdarah.
Untuk nyeri ulu hati dan sakit perut bagian atas, dr Poh mengatakan kemungkinan besar hal ini berhubungan dengan masalaah asam.
"Kadang-kadang, beberapa makanan bisa memicu rasa sakit. Jika rasa sakitnya tak mau hilang, sebaiknya temui dokter untuk memeriksakan perut dan jika perut ternyata normal, Anda mungkin perlu usg untuk mengecek apakah ada batu empedu," tulisnya.
Sementara untuk BAB berdarah, kuat kemungkinan penyebabnya adalah penyakit ambeien alias wasir. Wasir ditandai dengan BAB berdarah sekaligus buang air besar yang keras.
Untuk itu, ia menyarankan agar memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan perlu dilakukan agar pasien mendapatkan pengobatan yang tepat.
"Tapi lebih baik periksakan kondisi usus untuk memastikan tidak ada masalah serius, terutama jika Anda sulit buang air," tutupnya.
Baca Juga: Supriyanto Todong Golok ke Nakes Minta Bapaknya Diperiksa: Perut Sakit, Mau Meninggal
Berita Terkait
-
Keracunan Massal Lagi? 7 Siswa SMAN 15 Jakarta Mual dan Sakit Perut Usai Makan MBG
-
Beda Sakit Perut Keracunan vs Virus, Ini Gejalanya
-
Jumlah Kasus Penyakit Saluran Pencernaan Meningkat, Ini Pentingnya Penanganan Holistik
-
Penyebab Sakit Perut yang Mengejutkan dan Cara Mengatasinya
-
Ngeri! Kecoak Hidup Ditemukan di Usus Pria Ini Setelah Makan di Pasar Malam
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia