Suara.com - Tingginya angka infeksi Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir membuat kebutuhan oksigen di Indonesia meningkat pesat.
Banyak masyarakat, bahkan fasilitas kesehatan - kesulitan mendapat pasokan oksigen yang memang sangat dibutuhkan oleh pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga parah.
Melihat kondisi mengkhawatirkan tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura bekerja sama dengan Prajogo Pangestu —founder dari Grup Barito Pacific dan Yayasan Bakti Barito— serta Yayasan Temasek, mendonasikan 3.000 unit konsentrator oksigen kepada Indonesia.
Presiden Direktur PT Barito Pacific Tbk Agus Salim Pangestu mengatakan, ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peningkatan kasus positif Covid-19.
"Kami mendatangkan unit-unit konsentrator oksigen yang dapat menjadi pertolongan pertama dalam menangani pasien Covid-19. Ini adalah bentuk dari rasa persaudaraan dan simpati kami sebagai perusahaan Indonesia, karena pandemi ini hanya dapat kita lalui apabila kita saling mendukung dan membantu satu sama lain," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers, Kamis (15/7/2021).
Chief executive Temasek Foundation International Benedict Cheong menyampaikan, pihaknya turut menyampaikan solidaritas mendalam kepada negara Indonesia yang ia sebut sebagai negara sahabat.
"Bersama dengan Yayasan Bakti Barito, kami mengirimkan unit konsentrator oksigen non-invasif berstandar medis yang dapat digunakan di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.”
Bantuan 3.000 konsentrator oksigen ini diberikan dalam dua tahap yaitu tahap pertama sebanyak 1500 unit konsentrator oksigen, yang didatangkan ke Indonesia bersamaan dengan bantuan penanganan Covid-19 dari pemerintah Singapura.
Bantuan ini diserahterimakan kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E Tommy Suryopratomo pada 9 Juli 2021 lalu di Singapura dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat untuk tahap kedua.
Baca Juga: Realisasi Program PEN Tahun 2020 Tak Capai Target 100 Persen
Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E. Tommy Suryopratomo menyampaikan bagaimana Singapura telah menunjukkan diri sebagai sahabat sejati bagi Indonesia.
"Bukan hanya pemerintah Singapura yang begitu cepat memberikan bantuan, tetapi juga perusahaan serta masyarakat Singapura yang terpanggil untuk memberikan bantuan bagi penanganan Covid-19 di Indonesia.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh