“Kurangnya nyeri dada yang mencolok mungkin menjadi alasan signifikan mengapa wanita memiliki lebih banyak serangan jantung yang tidak dikenali daripada pria atau salah didiagnosis dan dikeluarkan dari departemen darurat,” peneliti Jean C. McSweeney, seorang guru di Universitas Arkansas untuk Ilmu Kedokteran, menyatakan. “Banyak dokter masih berpikir nyeri dada adalah indikasi utama serangan jantung.”
Sesak napas
Wanita lebih rentan untuk menggambarkan perasaan sesak napas daripada gejala lain setelah serangan jantung mereka terjadi.
Itu sebabnya AHA menyatakan bahwa jika Anda merasa sesak napas, dengan atau tanpa nyeri dada, Anda harus pergi ke rumah sakit.
Nieca Goldberg, direktur medis untuk Joan H. Tisch Center for Women's Health di NYU's Langone Medical Center, menjelaskan kepada AHA bahwa wanita berhasil mempertimbangkan tanda-tanda serangan jantung mereka ke situasi yang kurang mengancam jiwa seperti refluks asam atau flu. “Masih banyak wanita yang merasa ngeri bahwa mereka bisa mengalami serangan jantung,” kata Goldberg.
Berkeringat berlebihan
Gejala khas lainnya adalah menemukan diri Anda berkeringat dingin. Alasan untuk gejala ini adalah ketika Anda memiliki arteri yang tertutup, jantung Anda membutuhkan lebih banyak energi untuk memompa darah, dan berkeringat membuat suhu tubuh Anda tetap rendah selama upaya tambahan ini.
Bagi wanita, ini berarti keringat malam mungkin bukan hanya akibat menopause. Mereka mungkin juga merupakan tanda masalah jantung.
Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Jangan menunggu sampai menjadi kritis.
Baca Juga: 5 Kondisi Ini Bisa Jadi Tolak Ukur Kesehatan Jantung, Salah Satunya Kolesterol
Berita Terkait
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
6 Manfaat Sakti Jalan Kaki yang Jarang Kamu Sadari: Jantung Lebih Kuat, Otak Jadi Gak Lemot
-
Jantung Sehat di Usia Muda: 5 Kebiasaan yang Wajib Kamu Tahu!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat