Suara.com - Perdebatan tentang asal usul virus Corona tidak juga usai. Di Amerika Serikat, pakar penyakit menular kenamaan Dr Anthony Fauci berbicara tentang bahaya varian Delta Covid-19 di hadapan anggota dewan AS. Namun, ia malah dituduh berbohong soal asal-usul virus corona.
Dan di tengah pandemi ini, penggunaan masker kian menjadi kebutuhan primer. Berbagai jenis masker juga tersedia di pasaran. Selain masker kain dan medis, ada masker N95, KN95, serta KF94. Apa beda di antara ketiganya?
Simak berita lengkap dan berita kesehatan menarik lainnya lewat tautan di bawah ini!
1. Debat Soal Asal Usul Virus Corona, Dr Fauci Bikin Senator AS Terdiam
Perdebatan tentang asal usul virus Corona tidak juga usai. Di Amerika Serikat, pakar penyakit menular kenamaan Dr Anthony Fauci bahkan harus mendebat senator. Apa masalahnya?
Dr Fauci, yang tengah berbicara tentang bahaya varian Delta Covid-19 di hadapan anggota dewan AS, mendapat tuduhan serius dari Senator AS dari Partai Republik Rand Paul.
2. Mengenal Masker N95 Serta Bedanya dengan Masker KN95 dan KF94
Penggunaan masker kini menjadi kebutuhan primer selama pandemi covid-19. Berbagai jenis masker juga tersedia di pasaran. Selain masker kain dan medis, ada masker N95, KN95, serta KF94. Apa itu masker N95? Apa beda masker N95 dengan KN95 dan KF94?
Baca Juga: WHO akan Audit Laboratorium di China Untuk Ungkap Asal-Usul Virus Corona Covid-19
Ternyata peruntukan beberapa jenis masker ini berbeda-beda. Spesifikasi masker N95 berbeda dengan KN95 dan KF94.
3. Rontgen karena Batuk, Gadis 19 Tahun Malah Temukan Kelainan Pada Jantungnya
Seorang perempuan mengejutkan warganet karena kondisi kesehatan yang cukup langka. Setelah batuk selama dua bulan berturut-turut, ia terkejut saat petugas medis menemukan jantungnya berada di tempat tak seharusnya.
Dilansir The Sun, perempuan bernama Claire Mac ini awalnya harus pergi ke rumah sakit untuk suntikan tetanus pada bulan Juni lalu karena sempat terkena kawat berduri yang karatan.
4. Hipertensi Kumat Usai Santap Daging Kurban? Coba Terapkan Pola Makan Ini!
Hari Raya Idul Adha biasanya disusul dengan tradisi menyantap daging kurban seperti daging sapi atau kambing. Tapi bagi mereka yang berpotensi hipertensi, penyakit ini bisa kumat usai menyantap daging kurban.
Jika ini yang terjadi pada Anda, maka Anda disarankan untuk melakukan diet DASH yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
5. Adakah Efek Jangka Panjang Vaksin Covid-19? Ini Kata Ahli!
Saat ini, vaksin Covid-19 telah terbukti efektif mengatasi virus corona Covid-19 dengan mengurangi tingkat keparahan infeksi, jumlah kasus rawat inap dan menurunksn risiko kematian.
Suntik vaksin Covid-19 memang bisa menimbulkan sejumlah efek samping, seperti kelelahan, demam, rasa sakit dan pegal di area lengan yang disuntik. Tapi, beberapa orang mungkin mempertanyakan efek jangka panjang vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi