Suara.com - Menjaga kebersihan mulut memang penting, tetapi langkah yang sering diabaikan orang adalah membersihkan lidah. Padahal lidah yang tak dibersihkan bisa jadi akar penyebab bau dan penyakit mulut.
Melansir dari Healthshots, membersihkan lidah Anda penting untuk menjauhkan bakteri jahat serta sisa-sisa makanan dan sel-sel mati.
Hal ini bertujuan untuk menghilangkan zat penyebab bau seperti bakteri, kotoran, jamur, sel-sel mati, dan racun lainnya dari permukaan lidah.
Lebih rinci, berikut enam manfaat kesehatan yang Anda dapatkan jika sering membersihkan lidah, antara lain:
1. Indera perasa yang lebih baik
Menggosok lidah dua kali setiap hari dapat meningkatkan indera perasa Anda. Kebiasaan ini menghilangkan sel-sel mati dan zat yang tidak diinginkan lainnya, sehingga menjaga langit-langit mulut Anda tetap segar dan membuat Anda dapat membedakan dengan lebih baik antara sensasi pahit, manis, asin, dan asam.
2. Menghilangkan bakteri
Bakteri adalah sumber dari banyak masalah kesehatan mulut Anda seperti kerusakan gigi dan bau mulut. Membersihkan lidah Anda dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik yang tepat di mulut Anda.
3. Pencernaan yang lebih baik
Baca Juga: Jangan Diabaikan, Ini 4 Tanda Anda Sikat Gigi Berlebihan dan Terlalu Keras
Pencernaan makanan dimulai dari mulut. Enzim yang ada dalam air liur memecah makanan agar mudah dicerna oleh usus. Dalam hal ini, membersihkan lidah penting untuk pencernaan karena membantu mengaktifkan enzim yang relevan diperlukan untuk pencernaan makanan.
4. Mengaktifkan organ
Menggunakan pembersih lidah setiap hari membantu tubuh menghilangkan racun yang menumpuk di mulut Anda dalam semalam. Ini juga dengan lembut mengaktifkan dan membangunkan organ dalam, memastikan Anda memulai hari dengan perasaan segar dan bersih.
5. Menghilangkan bau mulut
Sel-sel mati, bakteri atau kotoran di lidah Anda dapat menyebabkan bau mulut. Sebuah penelitian tahun 2005 menunjukkan bahwa menggunakan membersihkan lidah dua kali sehari selama tujuh hari mengurangi insiden keseluruhan bakteri streptokokus dan laktobasilus mutans di mulut. Jenis bakteri ini diketahui menyebabkan bau mulut dan kerusakan gigi.
6. Penambah kekebalan tubuh
Membersihkan lidah adalah metode yang meningkatkan kebersihan mulut. Kebersihan mulut sendiri memengaruhi sistem kekebalan Anda. Bakteri di mulut Anda memiliki efek penekanan kekebalan.
Ketika ada penumpukan racun dan bakteri jahat di mulut Anda, kondisi tersebut akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dengan membuatnya bekerja terus menerus melawan bakteri jahat. Oleh karena itu, lidah Anda adalah garis pertahanan pertama dalam tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia