Suara.com - Marah adalah salah satu bentuk emosi yang dimiliki manusia. Ada manusia yang mudah marah maupun tidak.
Tetapi tidak semua orang memiliki alasan yang sama untuk marah karena penyebabnya mungkin berbeda pada setiap orang.
Bagi sebagian orang, kemarahan mungkin dipicu oleh masalah keluarga, masalah keuangan atau stres yang terkait dengan pekerjaan atau hubungan romantis, namun ada beberapa masalah kesehatan yang juga memicu kemarahan.
Melansir dari Times of India, berikut lima masalah kesehatan yang memicu seseorang mudah marah, antara lain:
1. Depresi
Seringkali, depresi dapat menyebabkan kesedihan yang berkepanjangan dan perubahan suasana hati yang ekstrem, menyebabkan frustrasi dan kemarahan bahkan pada hal-hal kecil. Ini mungkin tampak tidak masuk akal bagi mata, tetapi orang yang depresi mungkin rentan terhadap ledakan emosi yang tidak terkendali.
2. Epilepsi
Meskipun sangat jarang, para peneliti percaya bahwa serangan epilepsi yang dikenal sebagai kejang parsial sederhana dapat mempengaruhi emosi Anda dan menyebabkan kemarahan serta perasaan agresi.
3. Gangguan obsesif kompulsif (OCD)
Baca Juga: Suka Pakai Lipstik? Waspada Picu 5 Masalah Kesehatan Berikut
Gangguan obsesif kompulsif (OCD) adalah jenis gangguan kecemasan yang membuat seseorang rentan terhadap pikiran obsesif dan perilaku kompulsif.
Biasanya orang OCD akan mudah frustasi dan marah jika tidak menyelesaikan kebiasaan tertentu atau kejadian yang tidak sesuai rencana mereka.
4. Gangguan bipolar
Gangguan bipolar dapat menyebabkan perubahan dramatis dalam suasana hati dan kepribadian Anda. Orang yang berurusan dengan gangguan ini mungkin mengalami serangan kemarahan.
5. Penyalahgunaan alkohol dan narkoba
Menurut para ahli, minum terlalu banyak atau penyalahgunaan obat dapat menyebabkan agresi yang berlebihan. Konsumsi alkohol dan penggunaan obat-obatan yang tidak perlu dapat menghilangkan kemampuan Anda untuk berpikir jernih dan rasional.
Hal mengganggu Anda dari kemampuan untuk mengendalikan impuls yang mengarah ke kemarahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi