Suara.com - Anda mungkin memiliki kebiasaan buang air kecil untuk berjaga-jaga sebelum tidur atau sebelum bepergian, meskipun sedang tidak merasa ingin kencing.
Seorang dokter telah memperingatkan untuk menghentikan kebiasaan buang air kecil untuk berjaga-jaga itu, karena mungkin ada hal buruk yang tak disadari.
Prof Stergios Doumouchtsis, seorang ahli terkemuka dalam uroginekologi di Epsom dan Rumah Sakit Universitas St Helier NHS Trust, mengatakan buang air kecil untuk berjaga-jaga memang tidak membahayakan secara langsung.
Namun, kebiasaan buruk ini bisa mempengaruhi kandung kemih ketika Anda sering melakukannya. Misalnya, Anda seorang guru dan kebiasaan buang air kecil sebelum masuk ke kelas.
Kebiasaan buang air kecil sebelum masuk ke kelas, sebelum tidur, sebelum bepergian dan semacamnya akan mengakibatkan perubahan fungsi kandung kemih.
"Pada dasarnya, kebiasaan Anda akan membuat kandung kemih lebih peka dan lebih sensitif. Karena, kandung kemih akan belajar memberi sinyal sudah penuh," kata Prof Stergios Doumouchtsis dikutip dari The Sun.
Tujuan kandung kemih sebagai reservoir untuk urine bisa dikompromikan. Karena itu, kandung kemih bisa memberikan sinyal urgensi untuk buang air kecil lebih dini walaupun volumenya masih rendah.
Prof Doumouchtsis mengatakan pembatasan sosial akibat virus corona Covid-19 kemungkinan akan memperburuk masalah ini, karena orang yang bekerja dari rumah memiliki akses ke toilet kapan pun.
Masalah ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Sedangkan, wanita yang memiliki masalah inkontinensia urine lebih rentan mengalami kebiasaan buruk tersebut.
Baca Juga: Buang Air Kecil Kamu Begini, Waspadai Gejala Kanker Prostat
Karena mereka takut tak sengaja buang air kecil di celana atau mengalami kebocoran urine, maka mereka akan lebih sering buang air kecil untuk memastikan kandung kemihnya kosong.
Prof Doumouchtsis juga khawatir pada kondisi wanita yang terlalu banyak minum air dan cairan. Kebiasaan ini pasti akan membuat mereka lebih sering menggunakan toilet.
"Jika Anda mengakalinya dengan membatasi asupan cairan di siang hari, Anda mungkin berpikir itu adalah teknik terbaik agar tidak membebani kandung kemih dengan cairan. Tapi, Anda bisa memiliki urine yang bewarna cukup pekat hingga mengalami iritasi," jelasnya.
Orangtua mungkin sering mengajarkan anak-anak yang masih balita untuk buang air kecil sebelum tidur agar tidak mengompol.
Hal itu sangatlah normal, tapi jangan buat kebiasaan ini secara konstan hingga dewasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar