Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan pertambahan kasus positif sebanyak 689.274 dalam 24 jam terakhir. Di waktu yang sama, infeksi virus Corona itu juga telah menewaskan 10.002 orang dalam sehari.
Pada situs Worldometers tercatat, total kasus Covid-19 secara global per Sabtu (14/8) pukul 07.00 WIB telah sebanyak 206,87 juta dengan angka kematian lebih dari 4,35 juta jiwa.
Amerika Serikat masih mendominasi laporan tambahan kasus positif baru, dengan jumlah hari ini sebanyak 127.303 kasus. AS kembali melaporkan kasus di atas 100 ribu per hari sejak akhir Juli, sebelumnya telah berhasil menekan infeksi baru hingga di bawah 50 ribu.
Lonjakan kasus positif itu memaksa otoritas AS untuk lebih memperluas vaksinasi Covid-19, termasuk juga pemberian suntikan booster.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memutuskan bahwa orang dengan sistem kekebalan yang sangat lemah juga harus dapat menerima dosis ketiga vaksin Covid-19.
Langkah itu dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS mengizinkan suntikan tambahan untuk kurang dari 3 persen orang Amerika dengan penyakit imunias rendah. FDA kemudian menyerahkannya kepada CDC untuk menentukan sasaran yang lebih tepat dan syarat mendapatkan dosis tambahan tersebut.
CDC memutuskan, 2,7 juta orang Amerika dengan sistem kekebalan terlemah agar mendapatkan booster vaksin Covid-19 karena dinilai tidak mungkin mendapatkan perlindungan yang memadai hanya dari suntikan awal.
"Rekomendasi resmi CDC ini, yang mengikuti keputusan FDA untuk mengubah otorisasi penggunaan darurat vaksin, merupakan langkah penting dalam memastikan semua orang, termasuk mereka yang paling rentan terhadap Covid-19, bisa mendapatkan perlindungan sebanyak mungkin dari vaksinasi," kata Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky, dikutip dari USA Today.
CDC mencatat, sekitar 40-44 persen orang yang dirawat di rumah sakit dengan infeksi Covid-19 parah meski telah divaksinasi, ternyata memiliki gangguan kekebalan.
Baca Juga: Kemenkes Ingatkan Lagi Risiko Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga
Sementara itu, masih dalam update Covid-19 global, angka kematian harian hari ini masih didominasi Indonesia. Sejak awal Juli, saat kasus positif harian melonjak hingga di atas 20 ribu, kematian akibat Covid-19 di Indonesia juga meningkat hingga lebih dari 1.500 per hari.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat angka kematian akibat virus Corona selama Juli 2021 meningkat drastis sebesar 348 persen.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, menyebut hal itu sebagai rekor tertinggi angka kematian terbanyak dalam satu bulan.
"Di Juni ke Juli ini sangat rekor dalam waktu satu bulan, terjadi penambahan jumlah kematian bulanan sebesar penambahan absolutnya 27.409 kematian atau meningkat 348 persen atau 4 kali lipat lebih tinggi daripada jumlah kematian yang ada di Juni," kata Dewi dalam diskusi Satgas Covid-19, beberapa hari lalu.
Dia merinci, pada minggu pertama Juli jumlah kematiannya mecapai 4.400. Di pekan kedua naik jadi 6.300, pekan ketiga naik jadi 8.300, dan pekan keempat naik jadi 11.076 kasus kematian.
"Kita bisa lihat ternyata setiap pekan terjadi kenaikan jumlah kematian mingguan. Secara rata-rara, artinya di pekan terakhir Juli dalam satu hari terjadi kematian rata-rata 1.582 orang," jelasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini