Suara.com - Menstruasi masih menjadi hal yang tabu dibicarakan bagi sebagian besar masyarakat. Ini karena mitos yang menyelimutinya dan bercampur dengan fakta.
Sama seperti masalah kesehatan lainnya, anak perempuan harus didorong untuk berbicara tentang menstruasi sehingga tidak ada informasi yang salah yang beredar dan dipercaya oleh siapa pun.
Salah satu yang paling umum ialah tidak boleh keramas saat tengah menstruasi. Tapi, benarkah anggapan tersebut? Bagaimana faktanya?
Dilansir dari Times of India, berikut ini beberapa mitos terkait menstruasi yang masih banyak dipercaya.
Darah haid adalah darah kotor
Darah haid bukanlah darah kotor dan tidak mengeluarkan racun apapun dari dalam tubuh. Padahal darah mengandung jaringan rahim, lapisan lendir dan bakteri tapi itu tidak membuat darah kotor. Ini adalah proses tubuh yang tidak seorang pun harus merasa malu atau jijik.
Menstruasi seharusnya terjadi selama empat hari
Setiap perempuan memiliki siklus yang berbeda dan itu sepenuhnya tergantung pada tubuh ke tubuh untuk berapa lama perempuan mengalami menstruasi. Siklus haid yang normal berlangsung selama 2-8 hari. Jika mengalami menstruasi kurang dari 2 atau lebih dari 8 hari, maka kamu harus berkonsultasi dengan dokter.
Tidak boleh makan makanan asam selama menstruasi
Baca Juga: Mau Menstruasi Terasa Lebih Sehat? Yuk Perbanyak Konsumsi Asupan Berikut
Beberapa perempuan menghindari makan makanan asam selama menstruasi, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa Anda tidak dapat melakukannya. Sangat penting bagi perempuan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang selama periode dan menghindari junk untuk menghindari masalah yang berhubungan dengan periode.
Tidak boleh sampoan
Menstruasi tidak ada hubungannya dengan mandi, mencuci kepala atau keramas, menggunakan produk makeup atau perawatan pribadi. Padahal, seseorang harus menjaga kebersihan ekstra dengan mandi secara teratur dan membersihkan area intim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan