Suara.com - Selain imunitas, menjaga kesehatan mental dan psikologis juga penting di tengah pandemi Covid-19, yang salah satunya bisa dilakukan dengan cara terapi minyak esensial.
Minyak esensial disebut-sebut bisa membantu meningkatkan stamina serta dapat menjaga kesehatan. Aroma yang dikeluarkan oleh minyak esensial ini memberikan efek psikologis bagi yang menghirupnya, mulai dari meredakan gejala penyakit hingga memberikan efek relaksasi.
Bagi yang masih bingung memilih jenis minyak esensial, berikut rekomendasi minyak esensial untuk relaksasi sekaligus bisa menjaga kesehatan mental, mengutip siaran pers Bonnels, Rabu (18/8/2021).
1. Eucalyptus oil
Eucalyptus oil memiliki potensi antibakteri, antijamur, antimikroba, antivirus, antiinflamasi, dan dekongestan, yang dapat membantu meredakan masalah pernapasan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sinusitis.
Menurut jurnal penelitian dari Rini Pujiarti, Ph.D. Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), bahan aktif dalam Eucalyptus yang berpotensi sebagai anti-covid-19 adalah 1,8-cineole atau eucalyptol. Merupakan komponen kimia utama minyak atsiri kayu putih yang memiliki bio-aktivitas sebagai antivirus.
“Beberapa dari pengguna minyak esensial Bonnels merasakan manfaat setelah menggunakan Eucalyptus Oil, salah satunya membantu melegakan pernafasan dan membantu proses pemulihan bagi penderitai anosmia, yang merupakan salah satu gejala yang dimiliki sebagian penderita Covid-19," ujar Cicilia Elisabeth, Brand Manager Bonnels.
Cicilia juga menambahkan beberapa pengguna yang telah menggunakan campuran Bonnels Eucalyptus Oil dan Peppermint Oil, dahak dan lendir yang berlebihan berangsur-angsur keluar.
"Sehingga pernapasan terasa lebih plong," imbuh Cecilia.
Baca Juga: 11 Manfaat Minyak Serai, Atasi Mual Hingga Redakan Stres
2. Peppermint oil
Peppermint oil juga memiliki manfaat yang dapat membantu melegakan pernapasan karena menthol dalam peppermint bertindak sebagai ekspektoran yang dapat mengeluarkan lendir dan mengurangi sumbatan.
Selain itu peppermint oil dapat membantu meredakan gangguan pencernaan, meredakan flu dan pilek serta sakit kepala dan migrain.
3. Lemon oil
Lemon oil memiliki berbagai macam manfaat diantaranya adalah membantu meredakan sakit tenggorokan, pilek, menenangkan pikiran dan mengobati rasa nyeri.
Lemon oil juga diketahui dapat mendukung drainase limfatik dan membantu Anda mengatasi demam dengan cepat. Selain mengandung antimikroba dan antioksidan, lemon oil juga bersifat anti radang yang memiliki manfaat untuk mengatasi masalah pernapasan dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Berita Terkait
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Pemerintah Siapkan Penghapusan Utang untuk UMKM Korban Bencana, Cek Syaratnya!
-
Lepas Penat, Ini 5 Destinasi Wisata Air Panas Alami yang Wajib Dikunjungi
-
Lebih dari Sekadar Pengantar Tidur: Sains di Balik Musik untuk Relaksasi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?