Suara.com - Kasus positif Covid-19 memang terus menunjukkan penurunan. Meski begitu, kita belum boleh senang lebih dahulu. Target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah menurunkan jumlah kasus positif Covid-19 hingga kurang dari 5 persen.
Saat ini, dalam sepekan terakhir, persentase kasus positif di Jakarta mencapai 7,6 persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan bahwa hasil penanganan Covid-19 di Jakarta menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin.
"Bulan Agustus, Alhamdulillah lebih baik, tapi kita belum boleh euforia karena belum sepenuhnya terkendali, kalau sekarang pelonggaran dan abai protokol kesehatan, dalam beberapa minggu atau bulan, jangan sampai ada kasus meningkat," kata Dwi dalam konferensi pers daring, Rabu (18/8/2021), seperti dikutip dari Antara.
Kasus aktif di Jakarta pernah mencapai 113.000, menggambarkan jumlah orang yang masih dirawat atau diisolasi akibat Covid-19 dalam satu hari.
Persentase kasus positif di Jakarta juga pernah mencapai 40 persen, di mana dari 100 orang yang dites Covid-19, sebanyak 40 persen terbukti terinfeksi. Pertambahan kasus baru juga pernah mencapai angka 20.000.
Saat ini, jumlah penerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Jakarta mencapai 9,1 juta. Sementara penerima vaksinasi total dosis kedua mencapai 4,4 juta.
Untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar secara daring melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi agar memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes daring.
Tempat vaksinasi juga bisa dicek lewat aplikasi google maps dengan menulis “vaksin COVID-19”, akan muncul informasi lokasi serta dibantu jalur untuk menuju lokasi yang dipilih.
Baca Juga: Sehari Usai 17 Agustus, Positif Covid-19 RI Tambah 15.769 Kasus, 1.128 Orang Meninggal
Kategori warga di atas 18 tahun yang bisa divaksinasi di DKI Jakarta adalah mereka yang punya KTP DKI Jakarta, warga KTP luar DKI Jakarta tapi berdomisili di ibu kota dan membawa keterangan domisili dari petugas RT, juga pekerja di DKI Jakarta dari luar ibu kota yang membawa keterangan dari tempat kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil