Suara.com - Parasetamol termasuk kelompok obat analgesik yang juga dikenal sebagai obat penghilang rasa sakit. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi rasa sakit, seperti sakit kepala, nyeri haid, sakit punggung, sakit gigi dan gejala pilek.
Obat parasetamol bisa dikonsumsi oleh semua orang yang berusia 10 tahun ke atas dan tidak alergi terhadap obat tersebut. Khususnya, obat bisa diberikan pada orang yang memang membutuhkan obat penghilang rasa sakit atau mengatasi pilek.
Selain sakit dan nyeri, obat parasetamol juga bisa dikonsumsi untuk menurunkan suhu tubuh dan biasanya bekerja dalam waktu satu jam. Anda bisa membeli obat parasetamol sendiri atau mengkombinasikannya dengan obat penghilang rasa sakit dan anti sakit lainnya.
Umumnya, obat parasetamol juga ada dalam kandungan obat untuk pilek atau flu. Karena dosisnya kadang bervariasi pada setiap merek, Anda harus membaca tabel instruksi secara cermat sebelum mengonsumsi obat parasetamol.
Ada banyak merek obat parasetamol, termasuk Disprol, Hedex, Medinol dan Panadol. Tapi yang terpenting adalah Anda tidak boleh mengonsumsi obat parasetamol dengan obat lain yang mengandung parasetamol.
Kebanyakan orang bisa mengonsumsi obat parasetamol dengan aman, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Tapi dilansir dari Express, beberapa orang perlu ekstra hati-hati minum obat parasetamol karena berisiko mengalami alergi.
Orang yang memiliki masalah hati atau ginjal, kebiasaan minum alkohol dalam jumlah maksimum dalam seminggu, minum obat epilepsy atau TBC atau minum warfarin pengencer darah perlu hati-hati minum obat parasetamol.
Anda juga bisa boleh minum alkohol ketika mengonsumsi obat parasetamol. Karena, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko efek samping, seperti pembengkakan pada tangan, kaki, wajah, bibir atau tenggorokan, kesulitan bernapasan, dan ruam gatal.
Obat parasetamol pun tersedia untuk anak-anak tergantung pada usianya. Anda juga bisa konsultasi dengan profesional medis sebelum memberikan obat parasetamol untuk anak.
Baca Juga: Deteksi Anosmia Akibat Virus Corona Covid-19, Coba Cium 4 Bahan Alami Ini
Tapi, bolehkah minum obat parasetamol saat perut kosong?
Obat parasetamol bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makan terlebih dahulu. Anda bisa makan dan minum ketika mengonsumsi obat parasetamol secara normal.
NHS menjelaskan bahwa Anda bisa mengonsumsi obat parasetamol dalam kondisi perut kosong, tetapi tidak dengan ibuprofen.
Obat parasetamol tidak akan mengiritasi lapisan lambung sehingga tidak masalah bila mengonsumsi sebelum makan. Namun, obat ibuprofen, aspirin, dan obat anti-inflamasi lainnya bisa mengiritasi lapisan lain sehingga tidak dianjurkan untuk meminumnya dalam kondisi perut kosong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi