Suara.com - Rasa lapar seringkali datang saat mendekati waktu tidur. Situasi itu membuat sebagian orang bimbang untuk tetap tidur atau mencari makan.
Tapi, jika berencana untuk makan sebelum tidur, sebaiknya pertimbangkan hal ini, seperti dilansir dari Healthshot,
1. Manajemen Berat Badan
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Endokrinologi & Metabolisme Klinis Masyarakat Endokrin, makan malam biasanya dikaitkan dengan penambahan berat badan dan kadar gula darah tinggi. Hal itu terjadi karena metabolisme tubuh melambat di malam hari.
Jika ingin mengkonsumsi sesuatu, pilihlah makanan dan kuantitasnya dengan baik. Untuk manajemen berat badan yang efektif, kamu harus menjaga jarak antara makan malam dan tidur , karena tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna dan memetabolisme makanan dengan benar.
2. Asam lambung dan masalah pencernaan
Sebelum makan, Anda harus mempertimbangkan masalah pencernaan. Makan berat sebelum tidur dapat menyebabkan asam lambung, masalah pencernaan, erosi gigi, dan rasa mulas. Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk mencerna makanan, dan asam lambung merupakan konsekuensi utama dari makan sebelum tidur.
Sesuai sebuah studi oleh American Journal of Gastroenterology, "Jika Anda memiliki asam lambung, ada baiknya Anda menghindari makan apapun selama setidaknya 3 jam sebelum berbaring di tempat tidur."
3. Kualitas tidur
Baca Juga: Sedang Diet, Hindari Lakukan 4 Kebiasaan Makan Berikut
Meskipun mengkonsumsi kalori yang cukup melalui makanan bergizi adalah suatu kewajiban sebelum tidur. Jika secara berlebihan dan makanan yang dipilih tidak sehat, justru dapat merusak kualitas dan durasi tidur Anda.
Memiliki jarak waktu yang sangat besar antara waktu makan terakhir dan waktu tidur juga tidak dianjurkan, karena tubuh membutuhkan energi, yang didapat dari sisa makanan yang dicerna.
4. Kesehatan tubuh
Beberapa risiko kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes juga menghantui Anda. Mengkonsumsi makanan berat sebelum tidur dapat menyumbat arteri melalui kolesterol dan menyimpan lemak di hati Anda.
Hal ini dapat menyebabkan Anda mengalami komplikasi kesehatan yang mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Tidak masalah jika Anda ingin menuruti rasa lapar yang datang menghampiri. Buatlah pilihan makanan yang lebih baik dan atur waktu makan Anda, jangan sampai terlalu dekat dengan waktu tidur ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya