Suara.com - Sebanyak 20 klinik kesehatan di Indonesia ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk merawat 3.000 anak dan remaja dengan diabetes tipe 1 atau DMT1 untuk menurunkan risiko kematian akibat diabetes.
20 klinik ini akan ditunjang oleh 1.000 tenaga kesehatan (nakes) terlatih, hasil kerjasama Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), kemitraan asal Denmark Novo Nordisk dan mitra globalnya.
Program klinik ini diwujudkan setelah Indonesia bergabung dalam Changing Diabetes in Children, sebuah program kemitraan global yang memberikan bantuan terhadap anak dan remaja dengan DMT1 di Indonesia.
Diabetes tipe-1 adalah penyakit kronis yang serius dan sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan.
Mirisnya, dalam sepuluh tahun terakhir, prevalensi DMT1 di Indonesia meningkat tujuh kali lipat, dari 3,88 per 100 juta penduduk pada tahun 2000 menjadi 28,19 per 100 juta penduduk pada tahun 2010 .
“Program Changing Diabetes in Children adalah program kemitraan antara pemerintah dan mitra swasta dalam upaya mencegah dan mengendalikan kasus diabetes di Indonesia terutama diabetes pada anak-anak," ujar Menkes Budi dalam konferensi pers, Senin (30/8/2021) malam.
Melalui program ini, Menkes Budi berharap bisa meningkatkan akses penanganan pasien diabetes, khususnya diabetes pada anak. Tidak hanya itu, diharapkan juga bisa mengedukasi masyarakat terkait adanya risiko diabetes anak, bahkan berisiko sebab kematian.
"Diabetes sering dilihat sebagai penyakit yang diderita oleh orang dewasa, padahal faktanya diabetes juga dialami oleh anak-anak dan remaja. Kemenkes RI mendorong seluruh pihak, termasuk pihak swasta, komunitas, dan media untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan pengendalian diabetes melitus," tutur Menkes Budi.
Dari 20 klinik dan 1.000 tenaga kesehatan ditunjuk, program ini melingkupi perbaikan terhadap 6 aspek penanganan diabetes tipe 1 pada anak sebagai berikut:
Baca Juga: Lagi Naik Pamor, 5 Manfaat Tanaman Porang yang Baik untuk Kesehatan
- Peningkatan infrastruktur kesehatan yang sudah ada.
- Pelatihan dan pendidikan tenaga kesehatan dan pendidik diabetes.
- Penyediaan peralatan dan perlengkapan pemantauan glukosa darah.
- Edukasi pasien untuk anak dan keluarganya
- Membuat dan memperbaiki sistem registrasi pasien.
- Pemahaman dan advokasi tentang diabetes pada anak.
“Melalui kemitraan kami dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan IDAI, kami akan mulai menjangkau anak-anak rentan yang memiliki diabetes tipe-1 di seluruh Indonesia,” kata Vice President & General Manager Novo Nordisk Indonesia Anand Shetty.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia