Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menandai beberapa varian virus corona Covid-19 menjadi variant of interest (VOI) dan variant of concern (VOC), salah satunya varian Mu.
WHO menandai varian Mu sebagai varian of interest (VOI), karena dianggap cukup mengancam, bisa menyebar lebih cepat, menyebabkan infeksi parah dan lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin Covid-19.
Selain itu, varian Mu juga memiliki prevalensi yang terus meningkat di seluruh dunia, sehingga berisiko menjadi ancaman baru ke depannya.
Secara ilmiah, varian Mu juga dikenal sebagai varian B.1.621. Varian virus corona ini diberi nama "Mu" agar sesuai dengan penamaan varian sistem label alfabet Yunani oleh WHO.
"Saya senang, akhirnya varian Mu ditetapkan sebagai VOI oleh WHO. Varian ini pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021 dan kami menemukannya pada Mei 2021 di Ekuador," kata Dr Paul Cardenas, seorang spesialis penyakit menular dikutip dari The Sun.
Menurut Dr Paul, varian Mu ini cukup menarik perhatian, karena memiliki beberapa mutasi yang mirip dengan varian Beta, Delta, Alpha, dan Eta. Sedangkan, varian Delta dan Alpha lebih menular daripada virus corona Covid-19 aslinya yang ditemukan di China.
Tingkat infeksi varian Mu belum bisa dijangkau. Tapi, varian Mu ini memiliki potensi menyebar lebih cepat daripada jenis lainnya jika dilihat dari jenis mutasinya.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mutasi dalam varian Mu juga ditemukan pada varian Delta yang sekarang ini cukup mendominasi secara global.
Ilmuwan Amerika William Haseltine, seorang profesor di Harvard Medical School, mengatakan varian Mu memiliki mutasi yang berkontribusi pada peningkatan penyaliran yang sangat tinggi.
Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?
"Varian .1.621 jelas berpotensi mematikan pada pasien lanjut usia yang divaksinasi dan mungkin juga berpotensi menjadi lebih menular," katanya.
Bahkan, sekarang ini masih terlalu dini untuk mengetahui gejala spesifik yang berhubungan dengan varian Mu. Tapi, kemungkinan besar gejala varian Mu termasuk batuk, demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, kehilangan penciuman atau rasa serta pilek.
Saat ini, varian Delta merupakan varian virus corona Covid-19 yang paling mendominasi. Gejala yang disebabkan oleh varian Delta pun menyerupai pilek pada beberapa orang, terutama orang yang sudah vaksinasi.
Sebuah studi tentang gejala Covid oleh ZOE juga menemukan bahwa bersin adalah tanda umum dari varian Delta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun