Health / konsultasi
M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Pasien Covid-19. (Suara.com/Iqbal)

Suara.com - Biaya perawatan rawat inap pasien Covid-19 yang belum divaksinasi rupanya berbeda dengan pasien yang sudah mendapatkan vaksin.

Sebuah penelitian baru yang memperkirakan biaya perawatan rumah sakit untuk pasien Covid-19 menyebut jika tidak divaksinasi, total biaya yang dibutuhkan untuk mengobati pasien hingga sembuh jauh lebih besar daripada pasien yang sudah divaksinasi.

Diperkirakan, biaya perawatan di rumah sakit untuk pasien Covid-19 yang belum divaksinasi mencapai $5,7 miliar, atau setara Rp 81,22 triliun, dalam tiga bulan terakhir. Perkiraan itu dilakukan terhadap pasien Covid-19 dan perawatan medis di Amerika Serikat.

Analisis data dari Kaiser Family Foundation itu menggunakan data dari Centers for Medicare and Medicaid Services, dan studi tentang biaya perawatan kesehatan, bahwa setiap rawat inap per satu orang pasien Covid-19 yang belum divaksinasi menelan biaya sekitar $20.000 (setara Rp 285 juta).

Baca Juga: Tingkatkan Pencapaian Vaksinasi COVID-19, Polres Sampang Operasikan Mobil dan Motor

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Data tersebut memperhitungkan lonjakan rawat inap yang terlihat selama Agustus.

Menurut analisis data KFF dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS terdapat 287.000 rawat inap pasien Covid-19 yang belum divaksin selama periode Juni hingga Agustus.

Rawat inap pasien belum tervaksinasi itu dianggap seharusnya dapat dicegah jika sudah mendapat suntikan vaksin, dengan memperhitungkan potensi kecil sakit parah pasca vaksinasi. Sehingga kemungkinan total biaya perawatan tidak mencapai $5,7 miliar selama tiga bulan.

Para peneliti penelitian mengatakan bahwa jumlah itu merupakan perkiraan biaya yang konservatif.

Studi itu tidak memperhitungkan biaya perawatan rawat jalan, dan beberapa data menunjukkan biaya perawatan kesehatan rawat inap untuk pengobatan pasien Covid-19 mungkin lebih tinggi dari $20.000 yang digunakan.

Baca Juga: Sutiaji Optimistis Herd Immunity Segera Tercapai di Kota Malang

"Selain itu, meskipun infeksi pasca vaksin dan rawat inap jarang terjadi, orang yang tidak divaksinasi juga lebih mungkin menyebarkan virus kepada mereka yang telah mengambil tindakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Perkitaan biaya itu tidak termasuk dalam perkiraan ini," kata para penulis, dikutip dari CNN.