Suara.com - Virus corona Covid-19 sangat mempengaruhi sistem pernapasan seseorang yang bisa menyebabkan penyakit serius lainnya.
Sedangkan, pemulihan total pasien Covid-19 mungkin akan memakan waktu hingga berbulan-bulan dan berakibat fatal dalam beberapa kasus.
Tapi dilansir dari Times of India, Penelitian baru menemukan bahwa kemungkinan kerusakan paru-paru akibat infeksi virus corona Covid-19 di kalangan anak remaja lebih kecil risikonya.
Mereka menemukan paru-paru anak muda yang tertular virus corona Covid-19 berfungsi dengan cara yang sama seperti sebelum infeksi. Makalah Penelitian ini dipresentasikan pada Kongres Internasional Masyarakat Pernafasan Eropa.
Jika anak muda terinfeksi virus corona Covid-19, penyakit ini tidak akan mempengaruhi fungsi paru-paru mereka dalam jangka panjang.
Studi tersebut juga menambahkan bahwa anak muda dengan asma yang terinfeksi virus corona Covid-19 juga tidak mengalami kerusakan paru-paru.
Orang-orang dalam kondisi tersebut mungkin akan mengalami masalah pernapasan lebih berat, tetapi kapasitas dan fungsi paru-parunya tidak terpengaruh oleh virus corona Covid-19.
Penelitian yang dilakukan di Stockholm ini melibatkan anak muda dengan usia rata-rata 22 tahun, termasuk anak yang lahir antara 1994 dan 1996.
Sebelum pandemi virus corona melanda antara 2016 dan 2019, banyak jenis tes kesehatan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut.
Baca Juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Keguguran? Simak Temuan Peneliti
Para peserta penelitian tertular virus corona Covid-19 antara Oktober 2020 dan Mei 2021. Setelah infeksi dan pemulihan virus corona Covid-19, tes fungsi paru-paru dilakukan bersama dengan tes eosinofil dan peradangan.
Di antara 661 anak muda yang terinfeksi, antibodi terhadap SARS-CoV-2 terbentuk dalam darah 178 orang.
Tes dan hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan kerja paru-paru setelah sembuh dari virus corona Covid-19 tetap sama pada anak muda.
Studi lain mengklaim bahwa infeksi virus corona Covid-19 tidak berdampak pada kemampuan kerja paru-paru anak-anak dan remaja.
Tetapi, laporan sebaliknya menemukan bahwa anak-anak dan remaja yang memiliki infeksi virus corona para telah membahayakan kesehatan paru-paru.
Tujuan Penelitian ini adalah memahami dampak virus corona Covid-19 pada paru-paru anak-anak. Karena, anak-anak cenderung pulih lebih cepat setelah infeksi virus corona dibandingkan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi