Suara.com - Penyakit Crohn adalah gangguan autoimun kronis yang memengaruhi saluran pencernaan (GI) seseorang. Karena ini adalah kondisi peradangan, itu juga dapat menyebabkan masalah parah di area tubuh lainnya, termasuk vagina.
Melansir dari Healthshots, baik pria maupun perempuan sama-sama mungkin mengembangkan penyakit Crohn, tetapi penyakit Crohn genital lebih sering terjadi pada perempuan.
"Penyakit Crohn pada vagina adalah komplikasi yang tidak umum dari penyakit Crohn. Penyakit Crohn dapat dialami di area vagina," ujar Madhushree Vijayakumar, dokter kandungan dan ginekolog, Motherhood Hospitals, Bangalore.
Berikut beberapa tanda penyakit Crohn pada vagina, antara lain:
- Pembengkakan labia yang bisa meradang
- Ulkus vulva yang bisa dalam atau dangkal
- Fistulas
- Masalah kulit vagina
- Infeksi bakteri
- Nyeri saat buang air kecil
- Hubungan seksual yang menyakitkan
Crohn vagina dapat memicu komplikasi ginekologi, seperti menstruasi yang tidak teratur, seks yang menyakitkan, dan banyak lagi. Dokter Vijayakumar juga menambahkan bahwa selain gejala tersebut, orang yang menderita penyakit Crohn vagina dapat mengalami gejala tertentu seperti demam, diare, darah dalam tinja, batu di ginjal, peradangan pada kulit, mata, dan lain sebagainya.
"Meskipun penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui, diduga pola makan yang tidak seimbang dan stres dapat menjadi penyebabnya. Kondisi ini juga bisa disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang tidak normal atau menjadi bagian dari gen Anda," ujar Vijayakumar.
Menurut dokter Vijaykumar, berikut berikut beberapa faktor risiko corhn vagina, antara lain:
- Usia: Anda lebih mungkin terkena penyakit ini, terutama ketika Anda masih muda dan mengalami banyak perubahan reproduksi
- Merokok: merokok berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, termasuk Crohn vagina.
- Obat anti-inflamasi
- Riwayat keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya