Suara.com - Dalam memenuhi asupan kalsium untuk membangun tulang yang sehat, banyak orang memilih mengonsumsi susu. Padahal, ada sumber kalsium lain yang tak kalah baik dari susu, yakni ikan sarden.
Makan ikan sarden membantu membangun kekuatan tulang, karena Anda akan memakan ikan utuh, termasuk tulang lunak, sumber kalsium yang sangat penting.
Dilansir dari Eat This, beberapa peneliti telah mencatat bahwa Jepang, memiliki insiden osteoporosis lebih sedikit daripada Amerika Serikat meski mengonsumsi susu jauh lebih sedikit.
Jepang sendiri dikenal akan konsumsi ikan yang tinggi, bersama dengan negara-negara Asia lainnya.
Nutrisi lain dalam ikan sarden, seperti vitamin D dan protein, juga berperan dalam pembentukan tulang. Vitamin D sangat penting untuk penyerapan kalsium dan mineralisasi tulang, yang membangun tulang lebih padat dan kuat.
Nah, menurut laporan 2010 di jurnal Nutrients, ikan berminyak seperti sarden adalah salah satu sumber makanan terbaik vitamin D3, yang diyakini paling efektif dari dua jenis vitamin D untuk kesehatan tulang.
Studi klinis pun telah menunjukkan pentingnya protein dalam melindungi seseorang dari osteoporosis. Sebab, protein membentuk sekitar sepertiga dari massa tulang Anda.
Satu penelitian besar berdasarkan uji klinis Women's Health Initiative dan studi observasional memantau lebih dari 144.000 wanita pascamenopause selama periode enam tahun.
Para peneliti, yang melaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menemukan bahwa konsumsi protein yang lebih tinggi dikaitkan dengan kepadatan tulang yang lebih tinggi secara signifikan di pinggul, tulang belakang, dan tubuh total dan juga risiko patah tulang lengan bawah yang lebih rendah pada wanita.
Baca Juga: Bocah Ini Bikin Karya dari Susu saat Ditinggal Sebentar, Ibunya Jadi Nyesek
Jadi jangan terpaku hanya pada konsumsi susu dalam upaya menjaga tulang yang kuat, sebab ikan sarden pun bisa menjadi pilihan. Di sisi lain mengonsumsi ikan sarden yang kaya asam lemak omega-3 juga bermanfaat untuk menyehatkan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius