Suara.com - Kabar duka dibagikan Chicco Jerikho yang ternyata pernah didiagnosis sepsis atau infeksi virus, dan membuat kondisinya drop hingga kritis.
Hal ini ia ceritakan di akun instagramnya pada Sabtu, (9/10/2021) bahwa akibat kondisinya yang kritis, ia harus menjalani perawatan di ruang High Care Unit (HCU) selama tiga hari lamanya.
"Setelah dilakukan pengecekkan, dokter mendiagnosis ada infeksi virus (sepsis). itu yang bikin badan gue drop dalam waktu cepat sampe akhirnya harus dibawa ke rumah sakit," tutur Chicco, seperti dikutip suara.com.
Bapak satu anak ini bercerita awalnya ia dilarikan ke rumah sakit karena demam atau suhu badannya mencapai 39,3 derajat celcius. Bahkan ia merasakan keluhan sesak napas, seperti dada tertekan yang membuatnya sulit bernapas.
"Padahal dari pagi sampai sore, gue masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan masih berolahraga dan syuting," tutur Chicco.
Setelah sampai rumah sakit, langkah yang dilakukan dokter adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh dari mulai swab PCR, yang kemudian dinyatakan negatif Covid-19. Lalu pemeriksaan demam berdarah, menjalani CT scan, hingga EKG (alat rekam jantung).
Dirawat di HCU selama 3 hari lamanya, Chicco membutuhkan bantuan alat untuk membuatnya tetap bertahan hidup. Bahkan kondisinya sempat drop karena detak jantungnya di bawah 20, dan begitu juga dengan tekanan darahnya yang drop.
"Tensi rendah sampe 60/40, jujur dengernya aja gue takut. hal yang gak pernah dibayangin sebelumnya masuk ruang HCU," tutur Chicco.
Meski sempat drop, dan ditangani oleh 3 dokter spesialis jantung, anestesi, dan spesialis penyakit dalam, Chicco berhasil kembali pulih dan seolah mendapat kesempatan hidup kedua. Selain sebuah anugerah, semua itu diyakininya berkat pola hidup sehat yang dijalaninya.
Baca Juga: Jangan Keseringan Pakai Celena Jeans Ketat, Dampaknya Bisa Mengancam Nyawa
"Dokter gue bilang ini pasti karena pola hidup yang sehat, olahraga dan multivitamin yang gue konsumsi selama ini. Setelah 3 hari di HCU gue bisa pindah ke ruang rawat inap biasa," ungkap pemeran film Filosopi Kopi itu.
Hingga saat ini, suami Putri Marino dan pihak dokter tidak mengetahui sebab Chicco terinfeksi sepsis yang membuat kondisinya drop. Namun ia tetap berpesan untuk menjalani pola hidup sehat yang akan membantu melawan penyakit dan virus.
"Gue mau kalian untuk selalu jaga kesehatan dan menjadikan kesehatan itu prioritas utama, karena penyakit bisa datang kapan saja dan menyerang siapa saja," pungkas Chicco.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital