Suara.com - Sakit gigi sangat menyiksa tak jarang membuat penderitanya menjadi tidak fokus dalam beraktivitas. Bahkan, tak jarang juga menjadi mudah marah bila terganggu.
Idealnya masalah sakit gigi langsung dikonsultasikan ke dokter gigi. Tapi banyak masyarakat yang tidak mudah untuk mendapatkan akses ke dokter gigi. Selain itu, masih banyak masyarakat yang takut akan stigma dokter gigi.
Selain itu, sebagian besar orang tidak datang ke dokter gigi karena terpentok masalah biaya, atau jadwal tunggu di dokter gigi yang lumayan lama.
Nah untuk yang belum bisa ke dokter gigi, beberapa obat-obatan ini bisa membantu menghalau gejala sakit gigi yang menggangu aktivitas. Obat-obat ini bisa didapat di apotek dengan harga terjangkau, seperti dalam keterangan yang diterima Suaa.com, Selasa, (12/10/2021).
1. Cooling5 Plus
Berbeda dengan kebanyakan obat sakit gigi, Cooling5 Plus (dibaca kuling-faiv ples) adalah obat sakit gigi pertama dalam bentuk semprot. Penggunaannya sangat praktis, langsung disemprot ke arah gigi/gusi yang sakit sebanyak 2-3 kali dan diulang sesuai kebutuhan.
Ratih Wahyu selaku Product Executive mengatakan, Cooling5 Plus benzocaine yang berfungsi sebagat anastesi lokal atau bius lokal pada rongga mulut. Karena mengandung anastesi lokal, Cooling5 Plus cepat meredakan rasa nyeri, kurang dari 1 menit rasa nyeri sudah hilang.” Cooling5 Plus bekerja lokal di lokasi nyeri, tidak masuk ke peredaran darah. Sehingga minim efek samping.
2. Ibuprofen
Ibuprofen adalah antinyeri yang umum digunakan mulai dari sakit kepala, nyeri haid, hingga sakit gigi. Ibuprofen memiliki efek samping tidak baik untuk lambung
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Amankan Stok, Malaysia Pesan 150 Ribu Obat Covid-19 Molnupiravir
3. Asam mefenamat
Antinyeri asam mefenamat dijual dengan berbagai merk mulai dari harga 500-7000 rupiah per tabletnya. Asam mefenamat adalah golongan anti nyeri non-steroid. Golongan antinyeri ini memiliki efek samping gangguan pencernaan hingga diare dan BAB berdarah
4. Na Diklofenak
Seperti halnya Asam mefenamat, Natrium Diklofenak adalah golongan anti nyeri non-steroid yang selain mengatasi nyeri juga bisa mengurangi bengkak yang umum ditemui pada penderita sakit gigi dan radang gusi. Seperti halnya ibuprofen, Natrium Diklofenak juga memiliki efek samping menyebabkan luka lambung
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien