Suara.com - Banyak orang berusaha menjalani pola makan sehat untuk menjaga kesehatan tubuhnya maupun menjaga berat badannya tetap idela. Makanan sehat ini bisa berupa buah, sayuran hingga makanan rendah lemak.
Tapi, banyak orang justru terperangkap dalam pola makan sehat yang salah. Banyak orang mungkin tidak menyadari kandungan gula dan natrium dalam makanan sehat yang dikonsumsinya.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 makanan sehat yang justru tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.
1. Pisang
Makan pisang terlalu banyak bisa menyebabkan kerusakan gigi. Karena, buah ini bisa menghasilkan bakteri perusak gigi yang merusak email gigi, seperti gula.
Untungnya, jumlah gula dalam pisang tidak terlalu pekat. Tapi, Anda bisa mengalami sakit kepala ketika mengonsumsi pisang berlebihan. Sebab, pisang mata mengandung tyramine tinggi yang bisa memicu migrain.
2. Gandum
Makan oat atau gandum secara berlebihan bisa membuat perut kembung dan buang air besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gejala sembelit bisa diatasi dengan menurunkan asupan serat makan.
Apalagi, makan terlalu banyak oat bisa membatasi penyerapan kalsium, magnesium dan seng dalam tubuh.
Baca Juga: Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19
Selain itu, makanan ini juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tak disadari, terutama ketika Anda memakannya dengan banyak topping.
3. Nasi
Meskipun nasi adalah makanan utama, tapi justru mengandung sedikit vitamin. Jika Anda makan terlalu banyak nasi, hal ini justru akan menghilangkan semua vitaminnya.
Selain itu, makan nasi terlalu banyak bisa membuat kadar insulin Anda melonjak. Akibatnya, ini bisa menyebabkan kinerja mental lebih buruk karena paparan arsenik tingkat rendah.
4. Brokoli
Brokoli mengandung triosianat yang menyebabkan produksi hormon tiroid berlebihan. Akibatnya, Anda mungkin mengalami kerontokan rambut, wajah bengkak, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri