Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan Malaysia akan beli vaksin Pfizer Covid-19 untuk anak berusia 5 hingga 11 tahun.
Seperti diketahui vaksinasi masih jadi salah satu andalan untuk penanganan Covid-19 di dunia, seiring kasus infeksi yang masih terus terjadi sebagaimana Worldometers, Sabtu (30/10/2021) menunjukan 246,7 juta warga dunia yang terinfeksi Covid-19.
Dari total kasus itu sudah 5 juta orang meninggal dunia, dan 223,5 juta orang berhasil dinyatakan sembuh. Kini ada tersisa 18,2 juta kasus aktif, atau jumlah orang di dunia yang masih bisa menularkan virus corona.
Mengutip Channel News Asia, Malaysia pada Jumat, 29 Oktober mengumumkan akan melanjutkan pengadaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak 5 hingga 11 tahun, sebagaimana rekomendasi para panel ahli BPOM AS, yakni FDA.
Meski begitu, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengungkap lewat Twitter, pihaknya akan mempertimbangkan opsi lain yaitu vaksin Sinovac untuk usia anak, demi memastikan sekolah bisa dibuka kembali dengan aman.
Malaysia sendiri memang sudah memvaksinasi 62 persen remaja berusia antara 12 hingga 17 tahun, dengan vaksinasi lengkap atau vaksin dua dosis.
Hingga saat ini Negeri Jiran itu memiliki total kasus infeksi 2,4 juta orang, dengan sebanyak 28.832 meninggal dunia, dan sebanyak 2,3 juta orang berhasil dinyatakan sembuh.
Kini Malaysia memiliki 70.058 kasus Covid-19 aktif, yang artinya puluhan ribu orang ini masih bisa menularkan virus corona pada orang lain, sehingga harus dirawat di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri.
Baca Juga: Unik Begini Bentuk Kondom Unisex yang Bisa Dipakai Pria dan Wanita Sekaligus
Berita Terkait
-
Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia
-
Media Malaysia Ikut Soroti Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026