Suara.com - Pekan terakhir di bulan Oktober 2021, kasus Covid-19 telah lebih dari 247,11 juta, bertambah 380.739 kasus dalam sehari. Sementara angka kematian tembus 5 juta setelah ada tambahan 5.915 orang meninggal akibat infeksi virus corona tersebut, data pada situs worldometers per Minggu (31/10) pukul 08.00 WIB.
Kasus positif baru di dominasi Inggris dan Rusia yang sama-sama melaporkan lebih dari 40 ribu. Sedangkan kematian harian paling banyak masih terjadi di Rusia yang menjadi satu-satunya negara yang melaporkan lebih dari seribu jiwa meninggal dalam sehari.
Lonjakan kasus telah terjadi selama beberapa minggu di Rusia. Negara itu hanya melakukan penguncian selama beberapa bulan saat awal pandemi tahun lalu. Setelah itu, aktivitas masyarakat kembali seperti biasa.
Baru beberapa hari terakhir, pihak berwenang mulai memprioritaskan kehidupan di luar sektor ekonomi. Terutama di ibukota Moskow, di mana layanan yang tidak penting harus tutup selama 11 hari sejak Kamis (28/10). Gerai ritel, restoran, dan tempat olahraga juga hiburan semuanya harus ditutup. Termasuk juga sekolah dan taman kanak-kanak.
Hanya toko yang menjual makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya yang boleh tetap buka. Sedangkan restoran hanya mengizinkan para tamu untuk membawa pulang makanan.
Dikutip dari NzHerald, masyarakat Rusia juga banyak yang keras kepala tidak mau divaksinasi Covid-19. Meskipun vaksin yang disuntikkan merupakan buatan negaranya sendiri, Sputnik V.
Hingga saat ini, baru 33 persen masyarakat di sana yang sudah divaksinasi dua dosis. Angka tersebut jauh di bawah negara-negara lain di Eropa yang rata-rata sudah mencapai 59 persen tervaksinasi dua dosis.
Akibat dari itu, kematian pada pasien Covid-19 di Rusia terus meningkat. Rusia telah mencatat hampir 8,4 juta kasus virus corona dengan lebih dari 235.000 kematian sejak awal pandemi.
Namun, angka-angka yang diterbitkan oleh badan statistik Rosstat pada Oktober memperkirakan kematian yang lebih buruk dengan lebih dari dari 400.000 orang telah meninggal di Rusia akibat terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Kabar Gembira, Indonesia Terima 819.600 Dosis Vaksin Moderna dari Belanda
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS