Suara.com - Berbagai negara kini telah mengizinkan penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak usia di bawah 15 tahun. Terbaru, Uni Emirat Arab (UAE) menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Pfizer- BioNTech untuk anak berusia 5-11 tahun.
Dikutip dari ANTARA, sebelumnya, vaksin Sinopharm menjadi vaksin COVID-19 satu-satunya yang direstui penggunaannya untuk anak-anak usia sangat muda.
Vaksin buatan China itu digunakan pada usia 3-17 tahun, sedangkan vaksin Pfizer tersedia untuk anak-anak di atas 12 tahun.
"Hasil uji klinis mengindikasikan bahwa vaksin tersebut aman serta memberikan respons imun yang kuat bagi anak-anak berusia 5-11 tahun," tulis pernyataan tersebut mengenai vaksin Pfizer.
Kementerian juga mengatakan bahwa penderita penyakit kronis yang sebelumnya mendapatkan vaksin Pfizer-BioNTech atau vaksin buatan Rusia, Sputnik V, kini bisa mendapatkan dosis booster atau penguat.
Semula pemerintah UAE hanya memberikan vaksin booster kepada orang-orang yang sudah menerima vaksin COVID-19 Sinopharm secara lengkap.
Lantas, bagaimana dengan Indonesia.
Hari ini Badan Pengawasn Obat dan Makanan RI rencananya akan memberikan keterangan terkait pemberian Persetujuan Penggunaan Vaksin Sinovac pada Anak (Usia 6-11 tahun) dan Penerbitan EUA Vaksin Covavax.
Baca Juga: Sebanyak 339.300 Dosis Vaksin Pfizer Mendarat Di Semarang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 5 Pilihan Sepatu Skechers Tanpa Tali untuk Jalan Jauh, Harga Mulai Rp500 Ribu
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar