Suara.com - Ada banyak cara untuk menjaga bentuk tubuh yang ideal, seperti olahraga yoga, Tapi, tak banyak yang tahu bahwa kebiasaan kita ketika tidur bisa membantu menjaga bentuk tubuh ideal.
Mulai dari pencahayaan kamar tidur, jenis olahraga sebelum tidur dan pakaian yang digunakan untuk tidur itu semua bisa membantu menjaga bentuk tubuh dan membuat tubuh lebih bugar.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 cara tidur yang terbukti secara ilmiah untuk membantu tubuh tetap bugar dan bentuk tubuh tetap ideal.
1. Tidur tanpa pakaian atau telanjang
Saat Anda tidur telanjang, Anda akan mendapatkan banyak manfaat kesehatan, salah satunya menurunkan berat badan. Para ilmuwan mengatakan bahwa tidur tanpa pakaian membantu menjaga suhu tubuh Anda lebih dingin ketika Anda tidur dan membuat metabolisme tubuh lebih cepat, karena menghasilkan lebih banyak lemak coklat untuk membuat tubuh hangat.
Karena, lemak coklat menghasilkan panas saat membakar kalori, yang mana membantu mempercepat metabolisme Anda di siang hari untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Tidur tanpa pakaian juga meningkatkan sirkulasi darah yang baik untuk jantung dan otot.
2. Tidur yang cukup
Dr Richard K. Bogan, seorang peneliti tidur, mengatakan tidur yang cukup bisa membantu menurunkan berat badan. Karena, tidur yang cukup membantu hormon tubuh normal dan fungsi sistem kekebalan tubuh baik.
Kurang tidur justru akan menyebabkan peningkatkan berat badan. Karena itu, para ahli menyarankan orang dewasa untuk tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap harinya.
Baca Juga: CDC: Antibodi Alami Virus Corona Covid-19 Lebih Lemah dari Vaksinasi
3. Olahraga sebelum tidur
Jika Anda memiliki lebih banyak massa otot, olahraga bisa membantu Anda membakar lebih banyak kalori ketika tidur. Melakukan beberapa olahraga setiap hari, terutama latihan kekuatan dapat membantu menurunkan berat badan. Jika Anda sulit untuk tidur tenang di malam hari, cobalah untuk olahraga beberapa jam sebelum tidur.
4. Tidur di kamar yang lebih dingin dan gelap
Sebuah penelitian menemukan orang-orang yang mengatur suhu kamar tidur mereka pada 18 derajat celcius selama 1 bulan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh lemak coklat mereka sebesar 42 persen dan meningkatkan metabolisme mereka sebesar 10 persen.
Anda juga bisa mematikan lampu kamar ketika tidur di malam hari untuk menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa cahaya lampu di malam hari sebelum tidur menurunkan kadar melatonin Anda.
Jika Anda tidur dengan kondisi lampu menyala, ini bisa memberikan dampak besar pada regulasi metabolisme sirkadian dan menjadi penyebab kenaikan berat badan. Jadi, jangan lupa matikan TV, telepon dan lampu lainnya ketika tidur malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli