Suara.com - Wajar bagi orangtua untuk memberikan hal yang terbaik bagi si buah hati terutama di masa keemasan anak yaitu usia golden age.
Golden age merupakan periode emas, sebuah tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting pada masa awal kehidupan anak.
Golden age meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai dua tahun.
Ini merupakan masa yang sangat penting dan perlu diperhatikan khusus oleh orangtua. Pada masa ini, otak anak bertumbuh secara maksimal, begitu pula pertumbuhan fisik mereka.
Selain itu, masa tersebut juga terjadi perkembangan kepribadian anak dan pembentukan pola perilaku, sikap, dan ekspresi emosi. Jika berbagai kebutuhan anak diabaikan pada masa golden age, anak dikhawatirkan mengalami tumbuh kembang yang kurang optimal.
Salah satu yang dapat kita optimalkan dalam membantu tumbuh kembang anak di masa golden age adalah dengan aktivitas fisik atau olahraga.
Pertanyaannya kini, olahraga apa yang sudah bisa dilakukan anak dengan usia 0-1000 hari?
Ternyata, ada satu olahraga yang secara natural sudah dapat dilakukan oleh bayi usia dini yaitu berenang. Dikatakan, oleh CEO Aquababies Indonesia Adimas Prawiro, ada beberapa alasan yang harus diketahui orangtua mengapa berenang sedini mungkin baik untuk anak.
Apa saja? Dikutip Suara.com dari siaran pers Aquababies, Kamis (4/11/2021), berikut alasan manfaat berenang bagi anak di tahap golden age.
Baca Juga: Viral Aksi Cowok Berenang di Sungai Bikin Mata Terbelalak: The Real Mermaid
1. Tenggelam Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Anak
Tenggelam merupakan sebab utama kasus kematian bayi berusia di bawah lima tahun di Inggris. Dengan belajar berenang sedini mungkin, hal tersebut dapat membantu mengaktifkan organ dan keahlian natural berenang anak sejak dini sebagai bekal keamanan selama bermain air di kemudian hari.
2. Mengurangi Risiko Diabetes
Mengajarkan berenang pada bayi mengurangi angka obesitas anak usia awal pertumbuhan. Masing-masing program seperti di Aquababies dilengkapi dengan olah fisik yang lengkap, membantu penguatan jantung dan paru-paru anak, membantu tumbuh kembang otak anak, termasuk meningkatkan stimulasi lima indera (perasa, penciuman, sentuhan, penglihatan dan pendengaran).
Dengan mengantarkan anak mengikuti sesi berenang, orangtua dapat ikut membakar kalori sebesar 300 kalori setiap sesinya.
3. Memperat Ikatan Orangtua dan Anak
Kegiatan berenang dengan anak juga dapat mempererat ikatan seperti ikatan ayah-anak.
Biasanya anak memiliki kekuatan bonding yang sangat baik dengan ibu. Namun mengajak anak berenang bersama dapat mewujudkan quality time anak dengan ayah.
Les berenang seperti di Aquababies juga dapat menjadi sekolah pertama bagi si buah hati karena selama sesi renang berlangsung, mereka akan mempelajari beberapa hal, diantaranya kepercayaan diri, pengambilan keputusan, interaksi sosial, empati, kemampuan mengikuti instruksi, dan pengambilan risiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026