Suara.com - Peristiwa nahas dialami seorang lelaki Idaho, Amerika Serikat, yang digigit kelelawar. Akibat dibiarkan dan tidak diobati, lelaki tersebut meninggal dunia karena rabies.
Mengutip Insider, pada Agustus 2021, lelaki tersebut berada di luar rumah dan kaget saat kelelawar terbang ke arahnya, lalu membuat pakaiannya kusut.
Berdasarkan siaran pers Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Idaho, lelaki yang tidak disebutkan namanya itu tidak menyadari ada gigitan atau goresan di tubuhnya.
Lelaki tersebut kemudian jatuh sakit pada Oktober, dan ia pergi ke rumah sakit Boise, lalu tidak lama kemudian meninggal dunia.
Setelah tes dilakukan pada lelaki itu, terungkap bahwa ia meninggal karena infeksi rabies. Hasilnya, ia jadi orang pertama yang meninggal di negara bagian Amerika Utara yang meninggal karena rabies sejak 1978.
Namun, kejadian ini bukan pertama kalinya seseorang meninggal karena tidak mendapat pengobatan rabies. Pada September 2021 silam, seorang lelaki di Illinois meninggal karena seekor kelelawar mengigitnya, tapi ia menolak vaksin pasca digigit.
Para ahli lantas berpendapat, bahwa gigitan kelelawar memang sulit terdeteksi karena giginya yang kecil, bahkan hewan nokturnal (aktif di malam hari) itu jarang sekali meninggalkan luka atau bekas gigitan di kulit.
Bahkan sangat sulit untuk mengetahui apakah seekor hewan menderita rabies atau tidak hanya berdasarkan penampilannya saja.
"Kasus tragis ini menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat Idaho akan risiko paparan rabies," ujar pakar epidemiologi sekaligus Direktur Kesehatan Masyarakat Idaho, dr. Christine Hahn.
Baca Juga: Empat Warga Agam Positif Terpapar Rabies, Gigitan Anjing Mendominasi
"Meski kematian jarang terjadi, tapi sangat penting bagi orang yang terpapar gigitan kelelawar untuk segera mendapatkan perawatan, mencegah timbulnya rabies secepat mungkin," sambung dr. Christine.
Meski vaksin rabies diberikan setelah seseorang terinfeksi, tetap bisa melindungi seseorang dari kematian akibat virus. Tetapi jika tidak diobati, maka virus bisa menyerang sistem saraf dan otak hingga menyebabkan kematian.
Sedangkan kelelawar adalah hewan liar yang paling umum terjangkit rabies di Idaho, dengan rerata 15 kelalawr yang dites positif terkena virus setiap tahunnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari