Suara.com - Seorang model wanita berhenti berhubungan seks dengan kekasihnya, setelah mengetahui pasangan seksnya tersebut menggunakan kondom yang bukan vegan.
Wanita bernama Lasmin Santos, asal London itu mengungkapkan informasi yang tidak biasa ini melalui unggahan Instagram. Puluhan ribu penggemarnya pun terkejut ia berhenti berhubungan seks hanya karena jenis kondom
Ternyata, ia memang memiliki aturan bahwa setiap kondom yang digunakannya untuk berhubungan seks tidak boleh mengandung produk hewani.
"Saya tidak pernah mau berhubungan seks, jika menggunakan kondom yang bukan vegan," kata Lasmin dikutip dari Techno Trenz.
Sedangkan, sebagian besar produk kondom berbahan dasar lateks mengandung produk hewani. Banyak orang yang sadar Lingkungan percaya bahwa pertanian berkontribusi terhadap deforestasi.
Lasmin tidak ingin tahu kalau pasangan seksualnya harus menggunakan kondom vegan. Menurutnya, berhubungan seks menggunakan kondom vegan akan terasa lebih menyenangkan.
Jika ia memaksakan diri untuk menggunakan kondom dengan kandungan hewani justru akan membuatnya merasa bersalah. Hal ini akan mempengaruhi tingkat libidonya selama berhubungan seks.
Dilansir dari Mochni, kondom vegan ini berpedoman pada gaya hidup nabati sejumlah orang. Vegan berarti seseorang tidak mengonsumsi produk hewani, termasuk daging, ikan, susu, telur, madu, kulit, bulu, sutra dan lainnya.
Produk vegan itu berarti bebas dari produk hewani dan tidak membahayakan hewan selama proses produksinya. Hal terpenting adalah produk itu memiliki label bebas kandungan hewani.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Gen yang Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Virus Corona Covid-19
Pada dasarnya, kebanyakan kondom terbuat dari lateks yang merupakan cairan dari pohon karet. Tapi, bukan berarti kondom lateks ini vegan. Kondom lateks dianggap tidak vegan, karena proses pelunakan lateks selama pembuatan karet biasanya menggunakan kasein protein susu.
Sedangkan, produk kondom vegan mengganti kasein protein susu ini dengan nabati sebagai alternatif untuk melunakannya, seperti ekstrak thistle.
Jika Anda pikir produk vegan ini hanya berguna bagi orang-orang yang memang Menghindari produk hewani dalam kehidupan sehari-harinya, maka Anda salah. Penggunaan kondom vegan juga memberikan sejumlah manfaat, antara lain:
1. Kesehatan yang lebih baik
Sebagian besar merek kondom vegan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya, yang bisa menyebabkan infeksi jamur, iritasi dan masalah kesehatan lainnya.
Produsen biasanya memilih bahan alami dan nabati, seperti minyak silikon murni untuk pelumas atau ekstrak sayuran atau buah organik yang aman untuk kondom berwarna dan beraroma.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru