Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan beberapa negara Eropa kembali memperketat perbatasan, termasuk Belanda yang mewacanakan pembatasan aktivitas masyarakat usai terjadi lonjakan kasus baru di dalam negeri.
Data Worldometers, Sabtu (13/11/2021) melaporkan lebih dari 503 ribu kasus baru Covid-19 dunia, sehingga sudah ada lebih dari 253 juta warga dunia yang terinfeksi Covid-19.
Selain itu, kematian baru juga masih bertambah dengan 7.184 kasus, sehingga lebih dari 5,1 juta nyawa melayang karena infeksi Covid-19.
Meski begitu, beruntung kini masih ada 228,9 juta orang yang berhasil sembuh dari paparan Covid-19. Kini masih ada 19,1 juta kasus aktif atau orang yang bisa menularkan Covid-19.
Mengutip Channel News Asia, Belanda akan melakukan lockdown parsial pada Sabtu, 13 November besok, setelah pemerintah memerintahkan restoran dan toko tutup lebih awal.
Selain itu pemerintah juga melarang menonton acara olaharaga besar, yang dilakukan untuk menahan lonjakan cepat kasus Covid-19 di dalam negeri.
Hal ini diungkap Perdana Menteri, Mark Rutte yang mengatakan bahwa pemerintah akan memberlakukan aturan yang lebih ketat selama tiga minggu mendatang.
"Malam ini kami membawa pesan yang sangat tidak menyenangkan dengan melakukan tindakan, dan akan berdampak luas. Virus ada di mana-mana dan perlu dilawan," ujar Rutte.
Selain itu, supermarket yang menjual produk tidak esensial juga akan tutup lebih awal, dengan jaga jarak yang kembali akan diterapkan. Bahkan jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari empat orang, yang berasal dari satu rumah.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022: Belgia vs Estonia, Prancis vs Kazakhstan
Tidak hanya itu, Rutte mengatakan bahwa pemerintah sedang memikirkan peluang, untuk membatasi orang yang belum divaksinasi belum pergi ke ruang publik selama masa lockdown.
Sementara itu berdasarkan data Worldometers, Belanda sedang mengalami lonjakan kasus baru, per hari ini bertambah lebih dari 16 ribu kasus baru.
Berita Terkait
-
Dulu Juara Bulu Tangkis, Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Bela Belanda, PSSI Kecolongan?
-
Belanda Resmi Tentukan Basecamp Piala Dunia 2026: Iklim Sejuk Jadi Pertimbangan
-
Haus Gol, Pemain Berdarah Depok Dipuji Setinggi Langit Oleh Pelatih Belanda
-
Dari Mana Darah Indonesia Jael Pawirodihardjo? Striker Liga Belanda Calon Ujung Tombak Timnas Garuda
-
Angin Segar untuk Timnas Indonesia, Penyerang Keturunan 'Jawa' Gacor di Liga Belanda
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026