Suara.com - Selain dikenal sebagai bumbu pelengkap masakan, ternyata bawang putih memiliki banyak khasiat atau manfaat kesehatan. Apa saja manfaat bawang putih yang perlu diketahui?
Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai manfaat bawang putih untuk kesehatan tubuh. Yuk, simak!
Bukan dalam bentuk bawang putih langsung, namun konsumsi suplemen ekstrak bawang putih dapat membantu Anda untuk menurunkan tekanan darah serta kolesterol. Secara reguler, konsumsi suplemen ini dan lihat hasilnya pada profil kolesterol serta penurunan tekanan darah Anda.
Mencegah Serangan Flu
Konsumsi rutin bawang putih dalam periode waktu tertentu dapat membantu Anda mencegah dan mengurangi resiko terjangkit flu. Hal ini disampaikan dalam salah satu studi oleh American Family Physician. Jadi menghadapi musim pancaroba sekarang ini, bawang putih dadi opsi yang menarik.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di salah satu jurnal Cancer Prevention Research menyatakan bahwa konsumsi bawang putih secara rutin dapat menurunkan resiko kanker paru yang dimiliki seorang. Penurunannya cukup besar hingga pada angka 44%.
Efek Detoksifikasi
Baca Juga: Terhindar dari Berbagai Penyakit, Ini 7 Makanan Penurun Kolesterol
Karena memiliki kandungan Sulfur di dalamnya, bawang putih juga dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi. Dalam dosis cukup, Sulfur dapat membantu memberikan proteksi dan perlindungan dari racun metal yang mungkin saja ada di dalam tubuh.
Kebiasaan yang buruk seperti konsumsi minuman beralkohol dalam waktu panjang dapat membuat hati keracunan. Bawang putih, dalam hal ini mengandung Diallyl Disulfide yang dapat membantu melindungi hati dengan melawan stres oksidatif. Hal ini disebabkan oleh Etanol yang ada dalam minuman beralkohol.
Ketika dikonsumsi secara rutin, ekstrak bawang putih dapat membantu menurunkan defisiensi estrogen yang menyebabkan osteoporosis. Sedikit mengejutkan memang, tapi manfaat yang cukup baik, kan?
Manfaat bawang putih selanjutnya adalah melindungi penderita diabetes dan kardiomiopati dari resiko lebih berat. Kandungan Diallyl Trisulfide yang ada di bawang putih dapat membantu menyehatkan jantung.
Itu tadi beberapa manfaat bawang putih untuk kesehatan yang penting untuk diketahui. Semoga dapat berguna dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Selamat beraktivitas!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?