Suara.com - Urine merupakan indikator yang sangat baik dari kualitas diet dan pola makan Anda. Peningkatan asupan mineral tertentu dari makanan contohnya, akan mengubah warna, bau, dan juga sedimen urine.
Salah satu masalah urine yang sering dialami masyarakat adalah air kencing yang berwarna keruh. Sebagian besar, kasus ini terjadi adanya dehidrasi, infeksi saluran kemih atau radang prostat, infeksi menular seksual, batu ginjal, hingga kelebihan makanan.
Mengutip dari Times Of India, ada tujuh makanan dan minuman yang dapat menyebabkan masalah pada urine. Apa saja?
Makanan asin
Makanan asin yang mengandung garam dapat membuat warna urine berubah. Masalah ini didapat jika Anda terlalu sering mengonsumsi keripik olahan, makanan kaleng, dan daging yang diawetkan.
Selain menyebabkan air kencing keruh, asupan garam yang tinggi juga disebut dapat menyebabkan dehidrasi.
Soda
Selanjutnya, mengonsumsi minuman manis yang menganadung soda dikatakan dapat menyebabkan peningkatan produksi asam urat, sehingga ini memungkinkan terjadinya air kencing keruh.
Produk susu
Baca Juga: Jangan Abaikan Warna Urine Keruh, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya!
Susu yang merupakan minuman sehat dan biasa dikonsumsi untuk tambahan diet, ternyata bisa meningkatkan fosfor yang menyebabkan air kencing keruh. Penyebab ini terjadi jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan.
Daging
Mengonsumsi daging merah dan unggas disebut dapat menyebabkan air kencing keruh. Bahkan, daging yang dikombinasikan dengan kadar garam yang berlebihan, menjadi faktor utama penyebab masalah pada urine.
Makanan dari laut
Jenis makanan laut seperti ikan sarden, teri, dan kerang dikatakan mengandung purin yang tinggi, di mana kandungan tersebut dimetabolisme menjadi asam urat sehingga dampaknya menyebabkan perubahan warna urine.
Alkohol
Berita Terkait
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine
-
Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri
-
Minta Tes Urine Massal Polri Jangan Sekadar Lip Service, DPR: kalau Ada yang Jadi Backing Pecat!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?