Suara.com - Para peneliti telah mengidentifikasi orang HIV-positif kedua yang tubuhnya mungkin secara alami membersihkan infeksi. Kejaidan ini memicu harapan bahwa mempelajari peristiwa yang sangat langka seperti itu akan membantu mengarah pada penyembuhan.
Para peneliti memperingatkan bahwa mereka tidak dapat membuktikan bahwa perempuan tersebut telah sepenuhnya menghilangkan virus dari tubuhnya. Demikian seperti dilansir dari Web MD.
Tetapi dalam tes menyeluruh lebih dari 1,5 miliar sel dari tubuhnya, para ilmuwan tidak dapat menemukan materi genetik HIV yang mampu memicu infeksi.
Perempuan tersebut, yang oleh para peneliti disebut sebagai pasien Esperanza adalah orang kedua yang diketahui berpotensi membersihkan infeksi HIV secara alami.
Kasus pertama, seorang perempuan yang dijuluki pasien San Francisco, dilaporkan tahun lalu oleh beberapa peneliti yang sama.
Tidak ada perempuan yang dapat dinyatakan memiliki obat sterilisasi. Semua yang bisa dikatakan adalah mungkin, menurut peneliti Dr. Xu Yu, dari Ragon Institute of Massachusetts General Hospital, MIT dan Harvard, di Boston.
Jika kedua pasien tersebut telah mencapai kesembuhan alami, pertanyaan besarnya adalah: Bagaimana caranya? Dan apakah 'bagaimana' itu bisa menjadi obat bagi orang lain?
Kasus Esperanza, dilaporkan dalam Annals of Internal of Medicine edisi 16 November, dan kasus San Francisco ditemukan melalui penelitian berkelanjutan yang disebut "pengendali elit."
Mereka adalah kelompok orang HIV-positif yang sangat terpilih yang mampu mengendalikan virus tanpa bantuan terapi antiretroviral (ART). Obat-obatan tersebut dapat menekan HIV ke tingkat yang tidak terdeteksi dalam darah, tetapi tidak dapat membasmi virus.
Baca Juga: Matahari Terbit Lebih Cepat di Indonesia, Berikut Penjelasan LAPAN dan Daftar Kotanya
Itu karena sifat HIV. Materi genetiknya mengintegrasikan dirinya ke dalam DNA sel orang yang terinfeksi, di mana ia diam-diam berkemah -- membentuk apa yang disebut reservoir laten.
Pengobatan ART tidak dapat menghapus reservoir tersebut, dan jika obat dihentikan, sel yang terinfeksi secara laten dapat mulai menghasilkan salinan HIV lagi.
Demikian juga, pengendali elit masih memiliki reservoir laten yang dapat dideteksi. Meskipun mereka mampu mengendalikan virus selama bertahun-tahun, mereka tidak menghilangkannya.
Di situlah pasien Esperanza dan San Francisco menonjol. Para peneliti tidak menemukan bukti reservoir HIV laten pada kedua pasien.
"Mereka adalah orang-orang yang sangat, sangat istimewa yang memiliki pengendalian virus yang luar biasa," kata Dr. Natalia Laufer, salah satu rekan Yu dalam penelitian tersebut.
Sekarang para peneliti telah menemukan dua pasien seperti itu, mereka dapat mencari karakteristik yang mereka miliki, kata Laufer, dari Institut Penelitian Biomedis di Retrovirus dan AIDS di Buenos Aires.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian