Suara.com - ‘Sukses’ jadi musuh banyak sekali orang di dunia, tingginya tingkat kolesterol memang nyata bisa membuat kondisi kesehatan sangat buruk. Padahal sejatinya gejala kolesterol bisa dikenali sedini mungkin dan bisa diberikan penanganan dengan baik sebelum jadi masalah yang lebih besar.
Berapa Kadar Kolesterol Dikatakan Tinggi?
Kadar kolesterol sendiri biasanya diukur dalam satuan miligram per desiliter atau mg/dL. Menurut data yang disampaikan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, kadar kolesterol normal jika berada di bawah 200 mg/dL. Untuk kadar kolesterol gabungan (baik dan buruk), adalah 200 mg/dL sampai 239 mg/dL.
Kadar kolesterol akan dikatakan tinggi jika menyentuh angka di atas 249 mg/dL, dan sudah harus jadi perhatian untuk diperbaiki.
Lalu Apa Gejala Kolesterol yang Muncul?
Nah secara umum ada beberapa tanda yang bisa dikenali ketika kadar kolesterol Anda meningkat secara signifikan. Tanda ini bisa muncul secara terpisah atau muncul secara bersamaan, tergantung dengan kondisi kesehatan dan tubuh Anda.
1. Mudah Lelah
Juga biasanya disertai kantuk yang terus menerus. Kolesterol tinggi membuat penyempitan pembuluh darah ke otak. Ketika otak kekurangan asupan darah, otomatis membuat badan menjadi mudah terasa lelah dan mengantuk.
2. Sering Mengalami Kesemutan
Baca Juga: Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi Ini Agar Tidak Berakibat Fatal
Sering merasakan kesemutan di bagian ujung jari atau kaki? Ini juga bisa jadi tanda atau gejala kolesterol mulai meningkat. Ketika kolesterol meningkat, dapat memicu gangguan saraf tepi sehingga membuat Anda sering mengalami hal ini.
3. Rasa Nyeri di Tengkuk
Ketika terjadi penumpukan lemak pada pembuluh darah di bagian leher, maka rasa nyeri di bagian tengkuk juga bisa muncul. Waspadai gejala kolesterol ini, dan jika memang benar-benar tak dipicu rasa lelah atau pegal, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.
4. Nyeri di Dada
Nyeri di dada yang muncul secara tiba-tiba bisa jadi satu pertanda bahwa kadar LDL yang ada di dalam tubuh tinggi. LDL yang terlalu tinggi dapat memicu munculnya plak pada pembuluh darah dan menghambat aliran darah. Jantung akan dipaksa bekerja dengan asupan darah yang kurang, sehingga memicu rasa nyeri ini.
Nah, setelah mengetahui beberapa gejala kolesterol secara umum ini, semoga Anda bisa menjadi lebih aware pada gangguan kesehatan serius ini. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh