Suara.com - Ibukota Inggris, London, terus alami lonjakan kasus positif varian omicron. Walikota London Sadiq Khan bahkan menyebutnya sebagai insiden besar pada Sabtu (19/12).
Itu terjadi karena rumah sakit London terus dipenuhi dengan pasien Covid-19 yang disebabkan virus corona varian omicron yang menyebar cepat.
Lonjakan di London itu berkontribusi atas meningkatnya kasus positif Covid-19 secara nasional di Inggris hingga mencapai angka tertinggi selama pandemi. Pada Jumat (17/12) tercatat lebih dari 92 ribu kasus positif dilaporkan.
Khan mengatakan bahwa penerimaan pasien di rumah sakit terus meningkat. Namun, jumlah petugas kesehatan tidak ada penambahan.
"Jadi saya telah mengambil keputusan, dengan berkonsultasi dengan mitra kami, untuk menyatakan insiden besar hari ini. Ini adalah pernyataan betapa seriusnya hal-hal itu," kata Khan, dikutip dari Channel News Asia.
Khan sebelumnya pernah mengumumkan insiden besar pada Januari lalu ketika kasus Covid-19 juga meningkat dan mengancam tingkat keterisian tempat tidir di rumah sakit.
Varian Omicron diperkirakan telah menyebabkan lebih dari 80 persen kasus baru Covid-19 di London.
Perdana Menteri Inggirs Boris Johnson akan memimpin pertemuan komite darurat selama akhir pekan dengan administrasi yang didelegasikan di Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara.
Sebagaimana diberitakan Sky News, para menteri pemerintah diberi pengarahan tentang data virus corona terbaru pada Sabtu (18/12).
Baca Juga: Brian May, Gitaris Queen Umumkan Positif Covid-19
Surat kabar The Times juga melaporkan bahwa para pejabat sedang bersiap untuk merancang aturan baru yang akan melarang kegiatan di dalam ruangan di Inggris.
Orang-orang dapat bertemu dalam kelompok hingga jumlah enam orang di luar ruangan, kata surat kabar itu. Tetapi para menteri belum secara resmi mempertimbangkan rencana tersebut.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan bahwa pemerintah Imggris akan terus mencermati semua data yang muncul.
"Dan kami akan terus meninjau langkah-langkah saat kami mempelajari lebih lanjut tentang varian ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak