Suara.com - Kehamilan merupakan suatu hal yang membahagiakan bagi seorang perempuan, namun juga bisa menyulitkannya. Pada trimester pertama, kamu akan merasakan masa- beberapa gejala, dimulai dari perubahan fisik hingga suasana hatimu.
Tak jarang beberapa perempuan justru akan menyalah artikan gejala yang dirasakan. Jika hal tersebut terjadi dan membuatmu stress, maka kamu dapat mempengaruhi kondisi kehamilanmu.
Dilansir dari timesofindia.com, berikut 4 peringatan palsu dari keguguran:
1. Bercak
Bercak adalah hal yang normal saat masa awal kehamilan. Saat tiga bulan pertama, kamu mungkin akan menemukan bercak darah saat buang air kecil. Pendarahan merupakan salah satu tanda dari keguguran, tapi tidak terjadi di semua kasus. Selama masa kehamilan, alirah darah di dekat serviks akan meningkat secara signifikan, hal tersebut yang menyebabkan terdapat bercak sesekali. Alasan lain bisa terjadi karena implan plasenta ke dalam rahim.
Jika kamu melihat pendarahan yang banyak dan mengeluarkan sepotong jaringan dengan disertai darah, maka hal tersebut bisa menjadi tanda keguguran. Apabila kamu khawatir tentang bercak darah yang kamu miliki, kamu bisa melakukan konsultasi dengan doktermu.
2. Kram
Kram dan bercak merupakan hal yang wajar dalam kehamilan. Ini bukan selalu menandakan suatu hal yang serius. Kram terjadi karena adanya perluasan rahim yang menyebabkan ligamen dan otot meregang. Nyeri perut di bagian bawah akan sering dirasakan saat bersin, batuk atau mengubah posisi.
Kamu akan merasakan lebih sering kram saat memasuki trimester kedua. Jika rasa sakitnya disertai oleh pendarahan berlebihan, maka kamu perlu mengkonsultasikan hal tersebut kepada dokter secepatnya.
Baca Juga: Trauma Hamil karena Pernah Keguguran Dua Kali, Apa Kata Dokter Kandungan?
3. Menghilangnya gejala kehamilan
Gejala kehamilan kerap kali berubah, bahkan tak jarang berfluktuasi di awal. Pada masa awal kehamilan, tanda-tandanya mungkin akan menghilang dengan sendirinya dan muncul kembali setelah beberapa hari. Kamu mungkin merasa hilangnya gejala hamil, seperti nyeri payudara, kembung, perubahan suasana hati dan mengidam makan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan beberapa kasus yang sering terjadi ini. Jika kamu sudah mendekati periode 12 minggu kehamilan, gejalanya mungkin akan menjadi lebih ringan.
4. Tes darah HCG rendah
Dokter sering memeriksa tingkat hormon HCG (human chorionic gonadotropin) selama kehamilan dalam periode waktu tertentu. Hal tersebut dilakukan untuk kesehatan kehamilan. Tingkat HCG biasanya akan meningkat saat kehamilan.
Dalam kebanyakan kasus, ia akan meningkat setiap dua atau tiga hari selama trimester pertama. Terkadang HCG yang rendah akan dikaitkan dengan kehamilan palsu. Namun kamu tidak perlu panik, penurunan kadar hormon merupakan hal yang normal di masa awal kehamilan.
Itulah 4 peringatan palsu dari keguguran. Bagaimana menurutmu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards