Suara.com - Memiliki asuransi kesehatan merupakan salah satu cara mengantisipasi risiko terburuk ketika terserang penyakit, termasuk infeksi COVID-19.
Muncul pertanyaan, apa perlu memiliki asuransi kesehatan tambahan yang mengcover COVID-19 saja?
Menjawab pertanyaan ini, dr. Dian Budiani, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia menjelaskan, perlindungan dari dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh infeksi COVID-19 perlu mendapat perhatian lebih dari masyarakat. Sebab seperti diketahui bersama, infeksi COVID-19 membuat pasien wajib menjalani isolasi mandiri minimal selama 10 hari.
“Prudential Indonesia senantiasa mendampingi masyarakat Indonesia agar bisa mendapatkan yang terbaik di kehidupan mereka, tak terkecuali dengan membantu mereka agar tetap terlindungi di masa pandemi yang penuh tantangan ini. Kami bangga dapat menjadi pelopor di industri yang menyediakan proteksi serta berbagai kemudahan tambahan terkait kasus COVID-19 seperti prosedur klaim yang lebih mudah dan penjaminan rawat inap," ujar dr Dian, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Prudential Indonesia juga secara konsisten telah mendukung masyarakat dalam menghadapi COVID-19 sejak Januari tahun lalu. Pada 6 Februari 2021, Prudential Indonesia meluncurkan Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi yang dapat diperoleh secara bebas biaya di aplikasi all-in-one Pulse by Prudential yang menyediakan solusi kesehatan holistik dan perencanaan kesejahteraan untuk masyarakat Indonesia.
Program ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang menerima vaksin dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Mereka kemudian berhak memperoleh santunan tunai sebesar Rp1 juta per hari (maksimal 10 hari) sebagai bantuan jika harus dirawat di rumah sakit karena mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dalam kurun waktu 14 hari kalender setelah vaksinasi.
Sejak awal diperkenalkan, program ini telah diikuti lebih dari 17.000 pendaftar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Tak hanya soal asuransi kesehatan, Prudential juga turut berperan aktif mendukung pemerintah dengan menjadi perusahaan asuransi jiwa pertama yang membuka sentra vaksinasi COVID-19.
Sejalan dengan komitmen untuk membuat masyarakat Indonesia hidup lebih sehat, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berikan lebih dari 51.000 dosis vaksin COVID-19 sepanjang 2021 untuk mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah.
Baca Juga: Ini Daerah Dengan Tingkat Vaksinasi Covid-19 Pertama Tertinggi Indonesia
Pemberian vaksin ini dilakukan melalui Sentra Vaksinasi Prudential Indonesia yang berlokasi di PRUUniversity, Kota Kasablanka, Jakarta selama 15 April – 3 Desember 2021, serta di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung yang beroperasi pada 25 Oktober-5 November dan 15-26 November 2021.
“Kami sangat bersyukur masyarakat pun antusias mendatangi sentra vaksinasi kami untuk mendapatkan vaksin demi secepatnya menciptakan herd immunity. Selama 15 April hingga 3 Desember 2021, sentra vaksinasi di PRUUniversity telah memberikan lebih dari 47.000 dosis vaksin, sedangkan sentra vaksinasi di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin sebanyak 4.660 dosis vaksin,” lanjut dr. Dian.
Dukungan akses vaksinasi yang mudah terjangkau dan nyaman oleh Prudential Indonesia pertama kali dibuka di PRUUniversity pada 15 April lalu, serta berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta Puskesmas Kecamatan Tebet.
Kini setelah capaian vaksinasi di Provinsi DKI Jakarta telah mencapai 134,86% untuk dosis satu dan 110,72% untuk dosis dua[1], pelayanan publik yang sempat dikunjungi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, ini resmi selesai beroperasi pada Jumat, 3 Desember 2021 lalu.
Guna makin mempercepat capaian vaksinasi nasional, Prudential Indonesia juga melebarkan upayanya dengan membuka sentra vaksinasi di Kecamatan Soreang dan Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, dengan menyasar masyarakat yang belum pernah divaksin.
Bersama Dinas Kesehatan Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Puskesmas dan Kecamatan Soreang, serta RSU Bina Sehat, kehadiran sentra vaksinasi Prudential Indonesia selama empat minggu juga bantu meningkatkan status capaian vaksinasi Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung yang semula 51,23% menjadi 68%.
“Terus terapkan protokol kesehatan, pastikan kecukupan proteksi bagi diri dan keluarga, seperti masker, vaksinasi dan asuransi. Bersama-sama kita bisa menuju Indonesia yang lebih sehat dan bangkit kembali!” tutup dr. Dian.
Berita Terkait
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Outlook Stabil, AM Best Soroti Kinerja dan Permodalan Kuat
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Mengenal Reasuransi, Rahasia di Balik Rasa Aman Saat Punya Asuransi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga