Suara.com - Isu kesehatan mental makin menjadi perhatian banyak orang, lantaran kondisi sekarang yang memang makin terasa berat. Sontak, kunjungan ke psikolog dan psikiater juga turut meningkat. Tapi tahukah Anda perbedaan psikolog dan psikiater secara umum?
Masih banyak orang yang mengalami salah persepsi atas kedua profesi ini. yang menjadi titik kesamaan adalah bahwa keduanya ada untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental. Namun ternyata secara mendasar, ada perbedaan yang sangat mencolok.
Mari Kita Lihat Penjelasan Mengenai Psikolog
Psikolog adalah profesi yang didapatkan setelah mengambil pendidikan psikologi. Setelah itu, seorang bisa harus mengambil program profesi untuk belajar langsung bagaimana menerapkan ilmu yang sudah didapatkan kepada pasiennya.
Psikolog menangani kasus kejiwaan dan mendiagnosis gejala psikologi yang muncul. Yang dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan psikoterapi, dan tanpa menggunakan obat-obatan. Pendekatan psikososial digunakan jadi andalan dalam mengatasi masalah mental yang dimiliki.
Dan Ini Penjelasan Mengenai Psikiater
Jika psikolog berakar dari kuliah di fakultas psikologi, maka psikiater berangkat dari ilmu kedokteran. Setelah kuliah di fakultas ini diselesaikan, kemudian seorang akan mengambil spesialisasi di kejiwaan sehingga bisa meneruskan jalur karir menjadi psikiater.
Berbeda dengan psikolog yang mengandalkan pendekatan psikososial untuk membantu mengatasi kondisi kejiwaan yang dimiliki pasien, psikiater lebih mengandalkan obat-obatan yang diresepkan dengan dasar analisa yang sudah dimiliki. Acuannya adalah bahwa kesehatan mental dipengaruhi oleh ketidakseimbangan kandungan kimia pada bagian otak manusia.
Jadi Jelas Perbedaannya Bukan?
Terdapat perbedaan jelas dari penjelasan yang disampaikan di atas. Pertama dari dasar kuliah yang diambil, psikolog akan berangkat dari fakultas psikologi, dan psikiater akan berangkat dari fakultas kedokteran.
Pendekatan yang digunakan juga berbeda, psikolog menggunakan psikososial berupa terapi, dan psikiater menggunakan pendekatan farmakoterapi dengan obat-obatan. Jadi rasanya tak perlu bingung lagi atas perbedaan keduanya.
Demikian tadi, sedikit penjelasan mengenai perbedaan psikolog dan psikiater secara praktis. Jadi kini Anda sudah mengetahui lebih jauh perbedaannya bukan? Untuk mengatasi masalah mental, pertama Anda bisa berkonsultasi ke dokter umum, untuk kemudian mendapat rujukan sesuai dengan analisa awal yang didapatkan oleh dokter umum tersebut.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi